Rumah Ginjal

Blog

gagal-ginjal-kronis-stadium.jpg
Terbaru

Delapan Langkah Mencegah Penyakit Ginjal

Rumah Ginjal - Penyakit ginjal hingga saat ini masih menjadi momok yang menakutkan untuk masyarakat yang divonis menderita penyakit ginjal. Mari kenali bagaimana cara mencegah penyakit ginjal dengan 8 langkah. Olahraga teratur dan jaga kesehatanSelalu aktif dengan berolahraga akan membantu menurunkan tekanan darah sehingga dapat membantu menurunkan risiko untuk terjadinya penyakit ginjal kronis Kontrol gula darah secara teraturHampir separuh pasien dengan diabetes akan mengalami kerusakan ginjal, oleh karena itu sangat penting untuk selalu melakukan cek gula darah dan fungsi ginjalnya. Penyakit ginjal kronis karena diabetes dapat dicegah jika dapat mendiagnosis penyakit diabetes lebih dini.

ginjal-gagal-ginjal.jpg
Terbaru

Kenali Darah Tinggi, Biang Keladi Komplikasi Kematian

Rumah Ginjal - Darah tinggi atau yang lebih dikenal dengan hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian yang paling banyak. Penyakit ini adalah penyebab komplikasi fatal seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dll. Kita akan bahas sekilas dengan ringkas penyakit darah tinggi ini. Bagaimana seseorang bisa dikatakan darah tinggi?Seseorang dikatakan darah tinggi jika tekanan darah atas atau sistole di atas 130 mmHg dan, tekanan darah bawah di atas 80 mmHg (AHA, 2017). Apakah darah tinggi bergejala?Darah tinggi tidak bergejala, namun jika sudah terjadi komplikasi baru timbul gejala. Apa saja faktor risiko darah tinggi?Merokok (aktif maupun pasif), diabetes, mempunyai kolesterol tinggi, kegemukan, kurangnya aktifitas fisik, dan pola makan yang tidak sehat.

gagal-ginjal-kronis-stadium.jpg
Terbaru

Lima Stadium Penyakit Ginjal Kronis !

Rumah Ginjal - Perburukan penyakit ginjal kronis dapat kita ketahui dengan melihat tingkat stadiumnya. Hal ini penting untuk menentukan komplikasi yang bisa terjadi, pencegahan perburukan stadium ginjal, pilihan diet makanan, dan penentuan terapi. Penentuan stadium penyakit ginjal kronis yang paling mendekati dengan fungsi ginjal yang sesungguhnya adalah dengan memeriksakan cystatin C. Namun karena mahal dan butuh waktu, kita juga dapat memeriksakan dengan estimated GFR. Dengan menghitung estimated GFR kita akan mendapatkan angka dan kita dapat golongkan ke dalam stadium. Ada 5 stadium dalam penyakit ginjal kronis. Berikut penjelasan dari masing-masing stadium.

prof-djoko-santoso-rumah-ginjal.jpg

Jangan Remehkan Gatal Pada Gagal Ginjal Kronis

Rumah Ginjal - Tutwuri.id – Sebagaimana diketahui bahwa kasus gagal ginjal kronis hingga saat ini sangat tinggi baik itu di level nasional maupun global; bahkan trennya pun cenderung meningkat terus. Ngerinya lagi, hal ini juga diikuti oleh berbagai penyulit penyerta yang salah satu di antaranya berupa kasus gatal yang sering membandel.   Secara epidimiologi angka kasus gatal ini bervariasi, setidaknya 40% pasien dengan penyakit ginjal stadium akhir mengalami gatal dengan derajat sedang-berat. Berdasar negara prevalensi gatal (pruritus) yang berderajad sedang-berat ditemukan 36% di Prancis, 50% di Inggris, Jepang dari 20% hingga 70%. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Yamada et al., kasus gatal dilaporkan sebesar 66,9% pasien cuci darah, dan di antaranya tersebut ada 41,2% yang memiliki gangguan tidur terkait gatal.   Umumnya bentuk keluhan gatal (yang dari penderita gagal ginjal) sangat mendorong kebutuhan kuat untuk menggaruknya. Padahal kejadiannya begitu sangat sering sehingga bisa dibayangkan bagaimana kompleksnya problem tersebut. Faktor yang menerangkan gatal yang membandel, selain faktor keringnya kulit dan abnormalnya saraf, juga dari timbunan garam calsium phosphat yang mendasari gambaran dalam bentuk jerawat pada kulitnya yang gatal.

prof-djoko-santoso-rumah-ginjal.jpg

Mempercepat Bebas Malaria

Indonesia sedang bekerja keras mengeliminasi penyakit malaria. Targetnya pada 2030, seluruh wilayah kita bebas malaria. Ini sebuah cita-cita yang luar biasa, tetapi sangat mungkin dicapai, bahkan bisa dipercepat jika ilmuwan kita makin diberi ruang oleh pemerintah untuk aktif memberikan solusi tuntas untuk penyakit tropis ini. Apalagi, negeri kita punya sejarah yang cukup meyakinkan tentang pemberantasan malaria. Kita terus berkejaran dengan nyamuk Anopheles, sang pembawa malaria. Kemenkes menyebut pada 2017 masih ada 261.671 kasus malaria dengan korban meninggal 100 orang. Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, 266 kabupaten/kota (52 persen) adalah wilayah bebas malaria. Sebanyak 172 kabupaten/kota (33 persen) endemis rendah, 37 kabupaten/kota (7 persen) endemis menengah, dan 39 kabupaten/kota (8 persen) endemis tinggi. Saat ini ada 28 persen penduduk yang tinggal di wilayah endemis dan belum bebas malaria, seperti Provinsi Papua, Papua Barat, NTT, Maluku, dan Maluku Utara. Sisanya 72 persen penduduk tinggal di wilayah yang sudah dinyatakan bebas malaria. Angka API (Annual Parasite Incident) malaria di Indonesia menurun menjadi 0,99 persen per 1.000 penduduk pada 2017. Bandingkan dengan tahun 2009 yang masih 1,85 persen per 1.000 penduduk.

prof-djoko-santoso-rumah-ginjal.jpg

Mengingat Sekelumit Gagal Ginjal Kronis

Rumah Ginjal - Tutwuri.id – Fakta di lapangan bahwa gagal ginjal kronis (GGK) itu sangatlah umum, berbahaya lagi, namun dapat dicegah dan diobati. Kejadiannya demikian tinggi, hampir tiap 10 orang dewasa ada 1 orang yang menderita penyakit ini. Dan jika sudah terkena, mereka akan berisiko tinggi terhadap serangan jantung atau stroke. Ketika terserang dan bisa bertahan hidup, tentu mereka terampas hak hidupnya. Bahkan ngerinya lagi untuk kedepannya dari kehidupan mereka, saat kapan saja mereka bisa beresiko mati mendadak, atau masuk ICU karena terserang sesak hebat, infeksi berat, kejang-koma. Jika masih bisa diselamatkan, umumnya fisik mereka jauh menurun hingga tidak bisa mandiri lagi. Keluarganya seperti anak istri-suami pun juga ikut menanggung derita, semua aktivitas dan agenda kehidupannya tidak akan berjalan dengan baik bahkan kalang kabut. Maka dari itu menjadi wajar bahwa penyakit ini tergolong suatu penyakit yang sangat mengancam kesehatan masyarakat yang tidak saja nasional bahkan level global. Lain itu, penyakit ini juga tidak pandang usia, ras, status sosial maupun negara mana saja mereka berada. Namun umumnya, frekuensi kejadian semakin sering (dan cenderung jelek) berasal dari kelompok ekonomi yang kurang beruntung dan pola hidup yang acak-acakan.

book4.jpg

Buku: Siapkan diri Anda untuk Cangkok Ginjal

Rumah Ginjal - Buku berjudul  “Siapkan Diri Anda Untuk Cangkok Ginjal” ini menjelaskan bagaimana persiapan yang perlu dilakukan, dan kriteria bagi calon pendonor ginjal. Buku ini disusun menjadi 12 bab, mulai dari mengenal transplantasi ginjal, mempersiapkan logistik proses cangkok ginjal, mencari dan memahami proses evaluasi donor hidup, persiapan resipian selama pracangkok, perawatan pra operasi, prosedur pembedahan transplantasi ginjal, manajemen pascaoperasi resipien transplantasi ginjal, rehabilitasi pola hidup, hingga pembahasan tentang penanganan pasien pasca cangkok ginjal.

rumah-ginjal-buku-ginjal-60-menit-menuju-ginjal-sehat.jpg

Buku: 60 Menit Menuju Ginjal Sehat

Jika Anda penderita penyakit ginjal, atau sedang terkena masalah ginjal, diabetes, stroke, tekanan darah, maupun orang sehat yang ingin menjaga kesehatan ginjal, inilah buku yang mestinya Anda baca! Buku yang ditulis dokter ahli ginjal, Prof. Dr. Djoko Santoso, Ph. D., yang pernah mengenyam pendidikan di Graduate School of Medicinedi Juntendi Jepang dengan menyabet gelar Ph. D. ini membahas dengan ringan masalah-masalah ginjal, mulai dari mengetahui apa itu ginjal hingga masalah gagal ginjal termasuk gagal ginjal kronik.

rumah-ginjal-buku-hipertensi-membonsai-hipertensi.jpg

Buku: Membonsai Hipertensi

Rumah Ginjal - SETELAH sukses dengan buku 60 Menit Menuju Ginjal Sehat (Jaring Pena, 2009), Djoko Santoso, dr., Sp.PD, K-GH, Ph.D menyajikan kembali karyanya kepada pembaca dengan hadirnya buku Membonsai Hipertensi ini. Tidak kalah dari buku sebelumnya itu, buku kedua ini sangat bagus dan pasti bermanfaat bagi masyarakat luas. Dikemas dengan gaya lugas dan ringkas, buku Membonsai Hipertensi mudah dipahami. Tidak hanya sebatas dipahami, buku ini oleh penulisnya diharapkan bisa menjadi bahan pengetahuan bagi orang yang tidak atau belum terkena hipertensi, dan pedoman pemeliharaan dan pengobatan hipertensi bagi yang telah terkena penyakit tersebut.

Publikasi Ilmiah

material-sciences-and-engineering.jpg

Preparation and characterization of imprinted zeolite-Y for p-cresol removal in haemodialysis



Rumah Ginjal - In this work, the novel imprinted zeolite (IZ) was synthesized, and its properties and performance in terms of adsorption of p-Cresol, which represent the protein-bounded uremic toxins in aqueous phase under phosphate buffer saline, were studied and compared with the synthesized zeolite-Y (ZeoY-S) and commercial CBV 100 zeolite-Y (ZeoY-C).The ZeoY-S was synthesized from sodium aluminate, NaOH, H2O and SiO2 under aging for 24 h at room temperature and hydrothermal condition for 24 h at 100 °C, with an initial composition of 10SiO2:Al2O3:4Na2O:180H2O.

the-indonesian-biomedical-journal.jpg

Determiner of Poor Sleep Quality in Chronic Kidney Disease Patients Links to Elevated Diastolic Blood Pressure, hs-CRP, and Blood-count-based Inflammatory Predictors



Rumah Ginjal - BACKGROUND: Sleep deprivation is strongly associated with cardiovascular disease (CVD) via sympathetic overstimulation and systemic inflammation in general population. However, the significance of poor sleep quality in chronic kidney disease (CKD) is still underexplored. METHODS: This study assessed the sleep quality of 39 with non-dialysis CKD (ND CKD) patients and 25 hemodialysis CKD (HD CKD) patients using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. Poor sleeper was defined as individual with PSQI > 5.

jurnal-teknologi-utm.jpg

Incorporation Of Imprinted-Zeolite To Polyethersulfone/Cellulose Acetate Membrane For Creatinine Removal In Hemodialysis Treatment



Abstract Polyethersulfon (PES) membrane has been widely used in the biomedical field especially in hemodialysis application. Many modifications of membranes have been applied into hemodialysis such as diffusion, adsorption, and mixed-matrix membrane. The main problem of those membranes is less selectivity to attract the uremic toxins. In this study, we report the modification of PES mixed with cellulose acetate (PES/CA) membrane as mixed-matrix membrane (MMM) using imprinted-zeolite (PES/CA/IZC) in order to increase the selectivity for targeted analyte. The hollow fibre membranes (HFM) were fabricated by dry-wet spinning technique.

unair-bantu-mahasiswa-kurang-mampu-dengan-pola-ukt-subsidi-silang.jpeg

UNAIR Bantu Mahasiswa Kurang Mampu dengan Pola UKT Subsidi Silang

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Menanggapi kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dirasa memberatkan, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Universitas Airlangga datang ke Kantor Manajemen Kampus C UNAIR, guna menanyakan hal itu.   Menanggapi keluhan mahasiswa tersebut, Rektor UNAIR Prof. Nasih didampingi Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, Direktur Keuangan Dr. Ardianto, dan Direktur Kemahasiswaan Dr. Hadi Subhan menjelaskan bahwa UNAIR menerapkan UKT 2019 dengan klasifikasi UKT 1 sampai 4 dengan mempertimbangkan untuk membantu kelompok kurang mampu dengan subsidi silang dari kelompok yang lebih mampu.

pertama-di-indonesia-106-mahasiswa-unair-ikuti-kkn-tematik-pemilu-2019-2.jpg

Pertama di Indonesia, 106 Mahasiswa UNAIR Ikuti KKN Tematik Pemilu 2019

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemilu 2019 pada Senin (8/4/2019), bertempat di Aula Amerta Kantor Manajemen Kampus C UNAIR. Pelepasan mahasiswa KKN tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM)  UNAIR Dr. Eko Supeno, Drs., M.Si. Dalam sambutannya, Eko menyampaikan bahwa KKN Tematik Pemilu 2019 merupakan KKN Pemilu yang pertama diadakan di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur. Eko mengungkapkan, KKN Tematik Pemilu 2019 UNAIR merupakan KKN yang diselenggarakan dalam periode lima tahun sekali.

komite-audit-11-ptn-bh-gelar-forum-komunikasi-di-unair.jpg

Komite Audit 11 PTN BH Gelar Forum Komunikasi di UNAIR

Rumah Ginjal - UNAIR NEWS – Komite Audit dari 11 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) melangsungkan kegiatan Forum Komunikasi. Forum yang dilangsungkan di Ruang Kahuripan 301 Kampus C Universitas Airlangga (25/4/2019), dihadiri oleh puluhan perwakilan Komite Audit dari 11 PTN BH. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM., tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Senat Akademik UNAIR Iman Prihandono, SH., MH., LL.M., Ph.D.,  Ketua Komite Audit UNAIR Drs. R. Hartono, dan Ketua Forkom Komite Audit PTN BH Drs. Tarmizi Achmad MBA., Ph.D.