UNAIR Undang Pakar dari Eropa Percepat Internasionalisasi


UNAIR NEWS – Universitas Airlangga terus berupaya memperbaiki posisinya di antara universitas terbaik di dunia. Sebagaimana diketahui, menurut pemeringkatan QS World University Rankings, UNAIR berada pada posisi #651-700 dan peringkat 5 terbaik di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan misalnya bekerja sama dengan berbagai institusi internasional yang berujung pada peningkatan kualitas universitas.

Terkait hal ini, upaya terbaru yang dilakukan oleh UNAIR adalah mengundang Sustainable Premium Education Consultancy Services (SPECS), sebuah perusahaan konsultan yang meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dengan memberikan solusi relevan, inovatif dan berkesinambungan untuk membantu dan mendukung perkembangan sebuah institusi perguruan tinggi.

Rektor Universitas Airlangga Prof Moh Nasih menyambut kedatangan delegasi dari SPECS pada hari Jum’at (26/7) di Ruang Rektor Lantai 4, Gedung Manajemen Kampus C, UNAIR Mulyorejo. Tim konsultan dari SPECS yang berbasis di Inggris terdiri dari Prof. Alam Elnour Osman Ahmed, Prof. Nabil El Kadhi, Dr. Minerva Bunagan dan dipimpin oleh Prof. Mohammed Saeed, Executive Vice Chairman and Co-Founder.

Dalam kunjungan tersebut hadir pula Wakil Rektor I Prof. Djoko Santoso, Direktur Eksekutif AGE Prof Nyoman, dan jajaran pimpinan yang lain.

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Mohammed Saeed menyampaikan bahwa timnya datang ke UNAIR untuk melakukan gap analysis agar UNAIR bisa mencapai posisi lebih tinggi. Prof. Saeed juga menyampaikan bahwa UNAIR sudah berada jalur yang benar untuk mencapai tujuannya, yaitu mencapai peringkat 500 dunia, namun peningkatan tetap harus dilakukan.

“Telah berjalan dengan baik dan di jalur yang benar. Namun untuk mendapatkan reputasi sebagai lima ratus universitas pertama di dunia, UNAIR masih harus meningkatkan beberapa aspek tertentu dan juga memiliki lebih banyak program yang diakui secara internasional,” ujar Prof Saeed.

Setelah pertemuan dengan rektor, tim SPECS mengadakan workshop tentang penjaminan mutu dan kepemimpinan institusi. Prof. Alam dalam presentasinya tentang kepemimpinan menyampaikan empat hal yang dibutuhkan untuk memimpin. Antara lain, influence, integrity, inspire and improvement. Integrity mencakup karakter, kompetensi dan konsistensi. Konsultan dari SPECS itu juga menyampaikan pentingnya UNAIR untuk mensejajarkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi-nya dengan 17 Sustainable Development Goals.

Sementara itu, Prof. Nabil dalam presentasinya menyampaikan bahwa internasionalisasi adalah cara terbaik untuk meningkatkan dan menjamin mutu sebuah institusi.

Prof. Djoko Santoso, Wakil Rektor 1 UNAIR dalam sambutan penutupnya mengharapkan dukungan dari tim Konsultan SPECS dalam satu tahun ke depan untuk mencapai target dan mandat yang diberikan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yaitu mencapai Top 500 di QS WUR 2021.

“Kami sangat berterimakasih dan mengharapkan dukungan dari anda (Prof. Saeed, ed) untuk menemani kami menuju Top 500 World Class University,” ujarnya.

Sehari sebelumnya Tim SPECS juga telah melakukan workshop dan diskusi panel dengan beberapa unit terkait tentang rencana strategis UNAIR dan strategi pencapaian internasionalisasi menuju World Class University. (*)

 

Penulis: Andi Pramono