Artikel

Berita


Kemenkes Cegah Penyebaran Penyakit Kesehatan dengan Libatkan Semua Sektor

UNAIR NEWS – Pada tahun 2017, terdapat kejadian luar biasa di beberapa provinsi yaitu difteri (infeksi bakteri pada hidung dan tenggorokan). Pesatnya perkembangan teknologi penggunaan biopathogen dalam upaya terorisme merupakan ancaman baru yang bersifat zoonosis. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam kegiatan Infectious Diseases, Bio-threads, and Military Medicine (INSBIOMM) yang berlangsung di Garuda Mukti Gedung Manajemen lantai 5 Kampus C UNAIR memaparkan beberapa bahaya serta usaha yang dapat dilakukan guna mengurangi atau bahkan menghambat penyebaran penyakit.

Diaspora, Potensi Kembangkan Riset Pengetahuan di Indonesia

UNAIR NEWS – Peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Airlangga (UNAIR) terus digalakkan. Direktorat Pendidikan gelar simposium kelas dunia tahun 2019 dengan menghadirkan Diaspora Kemeristekdikti, Dr. Bramasta Nugraha, B. Eng (Hons). Bertempat di Aula Amerta Lantai 4, Gedung Rektorat Kampus C pada Senin (26/8). Prof. Dr. Djoko Santoso., Ph.D., K-GH., FINASIM (Wakil Rektor I) mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman dan transfer keilmuwan bagi mahasiswa jenjang S1 hingga S3. Ia berharap riset-riset para sivitas akademika UNAIR dapat dikenal oleh dunia. Tentu hal itu merupakan tantangan dan target yang besar bagi mahasiswa dan para dosen.

INSBIOMM, Tingkatkan Keamanan Kesehatan Dunia Melalui Riset Kolaboratif Antar Peneliti

UNAIR NEWS – Ancaman penyakit menular berpotensi membunuh ribuan bahkan jutaan orang setiap tahunnya. Ancaman itu muncul sebagai wabah yang dapat merusak kesehatan masyarakat, keamanan dan integritas nasional. Penyakit itu terdiri dari influenza, TBC, malaria, infeksi yang kebal akan antibiotik, HIV/AIDS. Menyikapi persoalan tersebut, Institut Tropical desease (ITD) Universitas Airlangga (UNAIR) bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia (PUSKES TNI) menggelar konferensi internasional bertajuk Infectious Disease, Biothreats and Military Medicine (INSBIOMM) pada Selasa (27/8/2019). Konferensi itu dirancang untuk menfasilitasi dan menyebarluaskan penelitian para ilmuwan dan profesional dalam menangani penyakit menular yang ada di Indonesia, utamanya tentang berkaitan dengan kesehatan militer. Makalah terpilih rencananya akan diterbitkan dalam jurnal terindeks scopus.

“Diskusi Ruang Ide” Sadarkan Peran Penting Humas di Era Disrupsi

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga bekerja sama dengan Perhumas Surabaya dan Jawa Pos mengadakan Diskusi Ruang Ide di Aula Amerta, Gedung Rektorat Kampus C UNAIR pada Kamis (22/8/2019). Diskusi tersebut mengangkat tema Manajemen Reputasi Krisis dan Public Relation Institusi Pendidikan di Era Disrupsi.Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) UNAIR Dr. Suko Widodo, Drs., M. Si., dalam sambutannya mengungkapkan kecanggihan teknologi yang ditawarkan di era disrupsi membawa hal baru bagi public relation atau humas. Terutama koran sebagai media informasi cetak yang sudah sedikit ditinggalkan oleh para masyarakat.Di era disrupsi seperti sekarang ini, lanjutnya, posisi humas di perguruan tinggi memiliki tantangan untuk dapat meningkatkan citra di mata publik melalui berbagai media. Tentunya, dengan berpegang pada karakteristik perguruan tinggi yang mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi; pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Unair Godok Program untuk Mahasiswa Asing

SurabayaInside.com, Surabaya – Direktorat Pendidikan Universitas Airlangga (Unair) menggelar Workshop Academic Mobility Exchange for Undergraduate at Airlangga XI (AMERTA XI). Puluhan dosen mengikuti workshop pada Jumat (26/7) di Luminor Hotel Jemursari, Surabaya. Wakil Rektor I Prof Djoko Santoso dan Direktur Pendidikan Prof Bambang Sektiari Lukiswanto hadir di situ. Nara sumbernya Ketua Pusat Inovasi Pembelajaran dan Sertifikasi (PIPS), Yuni Sari Amalia PhD, dengan materi Inovasi Pembelajaran Kelas Jarak Jauh; Sekretaris Eksekutif Airlangga Global Engagement, Dian Ekowati PhD, membawa materi Evaluasi AMERTA dan Tindak Lanjut Airlangga Global Engagement; dan Kasubdit Pengembangan Pendidikan, Irfan Wahyudi PhD tentang Sosialisasi AMERTA Baru.