Artikel

Berita


Sikapi Surat Dikti, 16 PTN-BH Samakan Persepsi Terkait Jabatan Fungsional Dosen

Padang, Gatra.com - Sebanyak 16 Majelis Senat Akademik (MSA) Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) melakukan pertemuan di Universitas Negeri Padang (UNP) pada, Sabtu (23/7). Pertemuan itu untuk menyikapi Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset, dan Teknologi Nomor: 0434/E.E4/KK.00/2022 tanggal 31 Mei 2022, tentang Pengusulan dan/atau Penetapan Jenjang Semua Jabatan Fungsional Dosen Mengacu pada Kebutuhan dan Formasi Masing-masing Perguruan Tinggi. Ketua MSA PTN-BH, Djoko Santoso menyebutkan pertemuan nantinya dalam rangka penyamaan persepsi merespon surat Dirjen Dikti tersebut. Dengan harapan semua PTN-BH bisa melangkah bersama dalam dunia akademisi perguruan tinggi.

Pelatihan Pemkot Surabaya & UNAIR Pascasarjana: Mewujudkan Kota Surabaya Naik Kelas

Pada hari terakhir pelatihan batch 3, pelatihan Transformational Leadership mendapat kehormatan karena diisi langsung oleh Ketua Senat Akademik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM. Yang membawakan materi MOBILIZE CHANGE THROUGH EXECUTIVE LEADERSHIP dan cerita perjalanan dirinya menghadapi perubahan-perubahan yang merupakan keniscayaan ketika membawa organisasi bergerak dimasa depan. Kamis 21 Juli 2022, digedung Airlangga Tower. Bagaimana seorang pemimpin mampu merubah pribadinya, untuk menjawab tantangan masa depan, digambarkan pada abad 20 pemimpin cenderung bersifat hanya memberikan perintah dengan sedikit campur tangan dan pemikiran dari sudut pandang yang berbeda, khususnya anak buah, akan tetapi menginjak abad 21 pemimpin lebih dituntut

UNAIR Sebut USU Terdepan di Pulau Sumatera

HUMAS USU – Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan kerja Senat Akademik dari Universitas Airlangga (UNAIR). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 10 peserta dari UNAIR dan berlangsung di Ruang Senat Gedung Biro Pusat Administrasi USU pada Kamis, (09/06/2022) Kunjungan kerja ini diajukan oleh UNAIR dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkhusus hal-hal yang berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ketua Senat Akademik UNAIR, Prof. Djoko Santoso, dr. Ph.D.,Sp.PD.,K-GH.FINASIM mengatakan bahwa harus ada sesuatu yang didapatkan dari kunjungan kerja di USU, terutama dengan hal yang berkaitan dengan muatan lokal. 

UNIMED Terima Kunjungan Senat UNAIR

Senat Universitas Negeri Medan (UNIMED) menerima kunjungan Senat Akademik Universitas Airlangga (UNAIR) pada hari Jumat (10/06) di Ruang Sidang A Lt. III Biro Rektor Unimed. Kunjungan ini bertujuaan untuk penyusunan, peraturan dan kebijakan dibidang akademik di Unimed. Kunjungan ini disambut langsung Ketua Senat Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. dan dihadiri Rektor Unimed Dr. Syamsul Gultom, SKM., M.Kes., Besrta para Wakil Rektor, Sekretaris Senat dan Para Sekretaris disetiap Komisi. Tim Senat dari Unair yakni Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp. PD., K-GH., FINASIM. (Ketua Senat Akademik), Prof. Dr. Mustain, M.Si., (Seketaris Senat Akademik)., Prof. Dr. Nursalam, M. M.Nurs (Katua Komisi I SA), Prof. Dr. Dewi Melani Hariyadi, S,Si., M.Phil., Ph.D. Apt. (Sekretaris Komisi I SA), Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U (Ketua Komisi II SA),

Sepintas Tentang Insulin pada Penyakit Ginjal Diabetik

Pasien dengan penyakit Diabetes Mellitus (DM) menahun yang memiliki gula darah tidak terkontrol dan sulit dikendalikan dengan obat pil diabetes tentu sudah tidak asing dengan istilah suntikan (injeksi) insulin. Insulin merupakan suatu hormon yang normal ada di tubuh manusia, yang dihasilkan dan dikeluarkan oleh sel pankreas dalam jumlah yang cukup untuk membantu sel-sel di tubuh menyerap gula yang ada di darah. Dengan adanya insulin, tubuh kita dapat mengubah gula menjadi energi dengan minimal zat sisa/sampah metabolisme. Pada seseorang dengan DM, oleh karena beberapa sebab, jumlah hormon insulin yang diproduksi tubuh tidak memadai untuk menjalankan fungsinya (baik dalam kuantitas dan atau kualitas). Beberapa sebab yang mungkin terjadi adalah kerusakan sel beta pankreas (sel penghasil hormon insulin) seperti pada DM tipe I dan ketidakmampuan sel tubuh untuk mengenali hormon insulin seperti pada DM tipe II.