Hipertensi pada Orang Diabetes


Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula (glukosa) dalam darah (gula darah puasa 126 mm/dl, gula darah 2 jam pasca puasa 200 mg/dl). Menurut WHO, tahun 1957 terdapat 120 juta penderita diabetes di seluruh dunia. Tahun 2005 diperkirakan 300 juta penderita diabetes dengan tipe 2 sebesar 90 persen.

Sebagai akibat ditandai berkurangnya insulin atau penolakan tubuh terhadap hormon ini, sehingga tubuh tidak dapat memproses gula yang berasal dari makanan. Walaupun penyakit ini dapat dikontrol dengan insulin dan obat-obatan, namun diabetes tetap merupakan faktor risiko yang bersar terhadap penyakit jantung-pembuluh darah.

Normalnya kadar gula darah dipertahankan pada tingkat stabil oleh adanya kerja beberapa hormon. Salah satunya, insulin, yang disekresi pankreas. Jika pankreas tidak menghasilkan insulin cukup, gula darah meningkat (dikenal sebagai diabetes Tipe 1 atau diabetes bergantung insulin). Tipe ini biasanya didapatkan pada usia muda, di bawah umur 30 tahun.

Jika pankreas menghasilkan insulin tetapi insulin tidak bekerja dengan tepat, maka gula darah juga meningkat (dikenal sebagai diabetes Tipe 2 atau diabetes tak bergantung insulin). Tipe 2 biasanya didapatkan pada usia dewasa setelah umur 30 tahun.

Pada diabetes tipe 2 masih menghasilkan insulin, bahkan terkadang berlebihan insulinnya, namun insulin mereka kurang bisa menurunkan gula darah. Contoh yang jelas didapatkan pada penderita yang berlatar belakang obesitas. Jumlah insulin yang dihasilkan juga dapat berkurang sesuai umur.

Diabetes dan hipertensi termasuk kelompok serumpun, munculnya masing-masing bisa lebih dulu satu sama lainnya, seperti antara telur dan ayam. Terapi keduanya sangat menentukan kualitas hidup. Pengontrolan hipertensi yang tidak mempengaruhi kontrol diabetes, demikian hal sebaliknya, merupakan strategi terapi yang sangat baik. Contoh: hipertensi jangan diobati propanolol, alasannya obat ini mengganggu kontrol gula darah. Diabetes melitus Jangan diobati glibenklamid, alasannya obat ini mengganggu kontrol tekanan darah.[]

Source:
Keywords