Info Terbaru

6-fungsi-ginjal-manusia-dan-bagian-organ-ginjal.png
Terbaru

|

6 Fungsi Ginjal Manusia dan Bagian Organ Ginjal

Ginjal adalah organ vital yang memegang peranan penting dalam tubuh manusia. Organ ginjal terletak di bawah tulang rusuk belakang dengan punggung bagian tengah. Organ yang berbentuk seperti kacang panjang ini mampu menyaring sisa metabolisme yang tidak diinginkan oleh tubuh dan dapat menyaring racun dari darah untuk dikeluarkan melalui urin. Ginjal merupakan organ sepasang yang terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian kanan dan kiri. Sekitar 1 juta nefron saringan darah terkandung dalam organ ginjal. Oleh karena itu, tugas utamanya adalah menyaring darah dan menjaga sistem ekskresi pada tubuh. Pada artikel ini, akan diulas lengkap fungsi ginjal manusia beserta bagian-bagiannya. Yuk simak penjelasan di bawah ini. Fungsi Ginjal pada Tubuh Manusia Apakah kita sudah tahu fungsi dari ginjal? Ada pepatah "tak kenal maka tak sayang", jika kita tidak tahu lalu bagaimana akan sayang terhadap ginjal? Berikut beberapa fungsi ginjal yang harus diketahui. 1. Mengatur jumlah air dalam tubuh Apa yang akan tubuh lakukan saat kelebihan cairan atau kekurangan cairan? Jawabannya adalah antara membuang kelebihan cairan atau menjaga agar cairan tidak keluar dari tubuh. Lalu siapa yang mengatur? Yap, ginjal adalah organ yang mengatur ini semua. Saat tubuh dalam kondisi kelebihan cairan, ginjal sesegera mungkin akan membuang cairan tersebut melalui air seni. Maka dari itu timbul efek berkemih, sehingga kelebihan tersebut akan segera dibuang untuk mengatur keseimbangan cairan. Bagaimana jika tubuh kekurangan cairan? Ginjal akan meminimalisir pengeluaran cairan, dan tubuh segera merangsang efek haus agar segera meminum air. Baca juga: Air dan ginjal yang menakjubkan 2. Menyaring bahan racun dan sampah dari darah Ginjal ibarat saringan atau filter terhadap racun dan sampah yang diproduksi tubuh selama proses pembakaran dan aktifitas sel lainnya. Darah mengalirkan semua sampah tersebut untuk dibuang melalui ginjal. Bayangkan jika tubuh tidak dapat membuang sampah-sampah ini, maka efeknya akan meracuni sel tubuh lainnya dan akan mengakibatkan kerusakan jaringan tubuh. Maka dari itu ginjal aktif menyaring dan membuang zat sisa atau sampah dan racun tubuh melalui air seni. 3. Memproduksi hormon yang mengatur tekanan darah Fungsi ginjal lainnya yaitu memproduksi hormon yang dapat mengatur tekanan darah. Hormon ini sangat penting efeknya dalam pengaturan tekanan darah dalam tubuh manusia. Hormon tersebut diregulasi sedemikian rupa hingga terjadi keseimbangan alamiah tubuh sehingga tekanan darah akan selalu normal. Jika terjadi ketidakseimbangan hormon ini, maka tekanan darah bisa meningkat. 4. Mengaktifkan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang Apakah ada hubungannya antara ginjal dan kesehatan tulang? Jawabannya sangat erat. Kenapa? salah satu hormon yang menjaga kesehatan tulang adalah vitamin D. Vitamin tersebut tidak akan berefek apapun jika tidak diaktifkan, maka tugas ginjal disini adalah mengaktifkan vitamin D agar dapat memelihara kesehatan tulang. Apa akibatnya jika terjadi kerusakan ginjal? Produksi vitamin D aktif menurun, sehingga akan terjadi defisensi vitamin D yang berdampak pada rapuhnya tulang dan dapat terjadi pengapuran pembuluh darah. Baca juga: Jangan Sembarangan Mengkonsumsi Vitamin D 5. Memproduksi hormon yang mengatur produksi sel darah merah Salah satu gejala seseorang terkena penyakit ginjal adalah lemah letih lesu berulang-ulang. Kenapa hal ini terjadi? Karena ginjal memproduksi hormon yang memproduksi sel darah merah yang dinamakan eritropoetin. Hormon ini dapat merangsang produksi sel darah merah yang banyak, sehingga tubuh mendapatkan oksigen lebih banyak pula. Jika terjadi kerusakan ginjal, produksi hormon ini menurun, sehingga sel darah merah yang terbentuk ikut turun. Hal ini akan mengakibatkan anemia yang salah satu gejalanya adalah lemah letih dan lesu. 6. Mempertahankan keseimbangan mineral darah (natrium, fosfor, dan kalium) ​Fungsi ginjal berikutnya adalah mengatur keseimbangan mineral penting yang sangat berperan dalam metabolisme tubuh sehari-hari. Jika terjadi kerusakan ginjal dan tubuh tidak mempu mengatur mineral-mineral ini maka mudah sekali terjadi gangguan keseimbangan mineral yang dapat berdampak buruk bagi tubuh. Bagian-Bagian Organ Ginjal Ginjal manusia terdiri dari 3 bagian, yaitu korteks, medula, dan pelvis. Bagian organ tersebut memiliki peran dan fungsi masing-masing dalam menjalankan tugas ginjal. Berikut informasi lengkap bagian organ ginjal beserta ilustrasi gambarnya. Sumber Gambar: hellosehat 1.  Korteks Korteks merupakan bagian paling luar dari ginjal ini dikelilingi oleh kapsul ginjal. Korteks berfungsi untuk melindungi struktur dalam ginjal dari segala kerusakan, karena bagian ini dikeliling oleh lapisan lemak. 2.  Medula Medula merupakan struktur kecil berisi tubulus dan nefron, bagian ini juga terdapat lengkung henle dan piramida ginjal. Adapun tubulus berguna untuk mengangkut cairan masuk ke dalam ginjal dan urine untuk dikeluarkan ke luar ginjal, sedangkan nefron berfungsi dalam mengambil darah dan metabolisme nutrisi. 3.      Pelvis Pelvis merupakan bagian paling dalam dari ginjal yang berbentuk corong. Pelvis ginjal berguna sebagai wadah penampungan urin sementara dan tempah berpindahnya cairan dari ginjal menuju kandung kemih. Makanan untuk Meningkatkan Fungsi Ginjal Organ Ginjal harus dijaga fungsinya sebagai sistem ekskresi makhluk hidup. Mengkonsumsi makanan sehat adalah salah satu cara untuk memelihara kesehatan ginjal. Berikut ini 9 makanan sehat bagi ginjal. Sumber Gambar: healthykidneyinc 1.       Kubis 2.       Kol 3.       Asparagus 4.       Bayam 5.       Kacang hijau 6.       Kacang polong 7.       Kale 8.       Bawang putih 9.       Paprika merah   Organ ginjal yang telah diberikan tuhan, harus kita jaga fungsinya. Tubuh sehat adalah impian semua orang. Mari jaga ciptaan tuhan ini dengan lebih aware dan sayang terhadap ginjal supaya fungsi ginjal berjalan dengan baik.  read more....

6-fungsi-ginjal-manusia-dan-bagian-organ-ginjal.png
Terbaru

6 Fungsi Ginjal Manusia dan Bagian Organ Ginjal

Ginjal adalah organ vital yang memegang peranan penting dalam tubuh manusia. Organ ginjal terletak di bawah tulang rusuk belakang dengan punggung bagian tengah. Organ yang berbentuk seperti kacang panjang ini mampu menyaring sisa metabolisme yang tidak diinginkan oleh tubuh dan dapat menyaring racun dari darah untuk dikeluarkan melalui urin. Ginjal merupakan organ sepasang yang terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian kanan dan kiri. Sekitar 1 juta nefron saringan darah terkandung dalam organ ginjal. Oleh karena itu, tugas utamanya adalah menyaring darah dan menjaga sistem ekskresi pada tubuh. Pada artikel ini, akan diulas lengkap fungsi ginjal manusia beserta bagian-bagiannya. Yuk simak penjelasan di bawah ini. Fungsi Ginjal pada Tubuh Manusia Apakah kita sudah tahu fungsi dari ginjal? Ada pepatah "tak kenal maka tak sayang", jika kita tidak tahu lalu bagaimana akan sayang terhadap ginjal? Berikut beberapa fungsi ginjal yang harus diketahui. 1. Mengatur jumlah air dalam tubuh Apa yang akan tubuh lakukan saat kelebihan cairan atau kekurangan cairan? Jawabannya adalah antara membuang kelebihan cairan atau menjaga agar cairan tidak keluar dari tubuh. Lalu siapa yang mengatur? Yap, ginjal adalah organ yang mengatur ini semua. Saat tubuh dalam kondisi kelebihan cairan, ginjal sesegera mungkin akan membuang cairan tersebut melalui air seni. Maka dari itu timbul efek berkemih, sehingga kelebihan tersebut akan segera dibuang untuk mengatur keseimbangan cairan. Bagaimana jika tubuh kekurangan cairan? Ginjal akan meminimalisir pengeluaran cairan, dan tubuh segera merangsang efek haus agar segera meminum air. Baca juga: Air dan ginjal yang menakjubkan 2. Menyaring bahan racun dan sampah dari darah Ginjal ibarat saringan atau filter terhadap racun dan sampah yang diproduksi tubuh selama proses pembakaran dan aktifitas sel lainnya. Darah mengalirkan semua sampah tersebut untuk dibuang melalui ginjal. Bayangkan jika tubuh tidak dapat membuang sampah-sampah ini, maka efeknya akan meracuni sel tubuh lainnya dan akan mengakibatkan kerusakan jaringan tubuh. Maka dari itu ginjal aktif menyaring dan membuang zat sisa atau sampah dan racun tubuh melalui air seni. 3. Memproduksi hormon yang mengatur tekanan darah Fungsi ginjal lainnya yaitu memproduksi hormon yang dapat mengatur tekanan darah. Hormon ini sangat penting efeknya dalam pengaturan tekanan darah dalam tubuh manusia. Hormon tersebut diregulasi sedemikian rupa hingga terjadi keseimbangan alamiah tubuh sehingga tekanan darah akan selalu normal. Jika terjadi ketidakseimbangan hormon ini, maka tekanan darah bisa meningkat. 4. Mengaktifkan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang Apakah ada hubungannya antara ginjal dan kesehatan tulang? Jawabannya sangat erat. Kenapa? salah satu hormon yang menjaga kesehatan tulang adalah vitamin D. Vitamin tersebut tidak akan berefek apapun jika tidak diaktifkan, maka tugas ginjal disini adalah mengaktifkan vitamin D agar dapat memelihara kesehatan tulang. Apa akibatnya jika terjadi kerusakan ginjal? Produksi vitamin D aktif menurun, sehingga akan terjadi defisensi vitamin D yang berdampak pada rapuhnya tulang dan dapat terjadi pengapuran pembuluh darah. Baca juga: Jangan Sembarangan Mengkonsumsi Vitamin D 5. Memproduksi hormon yang mengatur produksi sel darah merah Salah satu gejala seseorang terkena penyakit ginjal adalah lemah letih lesu berulang-ulang. Kenapa hal ini terjadi? Karena ginjal memproduksi hormon yang memproduksi sel darah merah yang dinamakan eritropoetin. Hormon ini dapat merangsang produksi sel darah merah yang banyak, sehingga tubuh mendapatkan oksigen lebih banyak pula. Jika terjadi kerusakan ginjal, produksi hormon ini menurun, sehingga sel darah merah yang terbentuk ikut turun. Hal ini akan mengakibatkan anemia yang salah satu gejalanya adalah lemah letih dan lesu. 6. Mempertahankan keseimbangan mineral darah (natrium, fosfor, dan kalium) ​Fungsi ginjal berikutnya adalah mengatur keseimbangan mineral penting yang sangat berperan dalam metabolisme tubuh sehari-hari. Jika terjadi kerusakan ginjal dan tubuh tidak mempu mengatur mineral-mineral ini maka mudah sekali terjadi gangguan keseimbangan mineral yang dapat berdampak buruk bagi tubuh. Bagian-Bagian Organ Ginjal Ginjal manusia terdiri dari 3 bagian, yaitu korteks, medula, dan pelvis. Bagian organ tersebut memiliki peran dan fungsi masing-masing dalam menjalankan tugas ginjal. Berikut informasi lengkap bagian organ ginjal beserta ilustrasi gambarnya. Sumber Gambar: hellosehat 1.  Korteks Korteks merupakan bagian paling luar dari ginjal ini dikelilingi oleh kapsul ginjal. Korteks berfungsi untuk melindungi struktur dalam ginjal dari segala kerusakan, karena bagian ini dikeliling oleh lapisan lemak. 2.  Medula Medula merupakan struktur kecil berisi tubulus dan nefron, bagian ini juga terdapat lengkung henle dan piramida ginjal. Adapun tubulus berguna untuk mengangkut cairan masuk ke dalam ginjal dan urine untuk dikeluarkan ke luar ginjal, sedangkan nefron berfungsi dalam mengambil darah dan metabolisme nutrisi. 3.      Pelvis Pelvis merupakan bagian paling dalam dari ginjal yang berbentuk corong. Pelvis ginjal berguna sebagai wadah penampungan urin sementara dan tempah berpindahnya cairan dari ginjal menuju kandung kemih. Makanan untuk Meningkatkan Fungsi Ginjal Organ Ginjal harus dijaga fungsinya sebagai sistem ekskresi makhluk hidup. Mengkonsumsi makanan sehat adalah salah satu cara untuk memelihara kesehatan ginjal. Berikut ini 9 makanan sehat bagi ginjal. Sumber Gambar: healthykidneyinc 1.       Kubis 2.       Kol 3.       Asparagus 4.       Bayam 5.       Kacang hijau 6.       Kacang polong 7.       Kale 8.       Bawang putih 9.       Paprika merah   Organ ginjal yang telah diberikan tuhan, harus kita jaga fungsinya. Tubuh sehat adalah impian semua orang. Mari jaga ciptaan tuhan ini dengan lebih aware dan sayang terhadap ginjal supaya fungsi ginjal berjalan dengan baik.  read more....

statin-untuk-pencegahan-gagal-ginjal-akut-akibat-kontras.jpg

Statin Mencegah Contrast Induced Nephropathy

Melanjutkan topik pembahasan mengenai contrast-induced nephropathy (CIN) yang merupakan kerusakan jaringan ginjal yang bersifat akut yang disebabkan oleh masuknya media kontras ke dalam tubuh (pembuluh darah), kali ini kita akan membahas salah satu tindakan pencegahan terjadinya kerusakan tersebut. Sampai detik ini pencegahan kerusakan ginjal akibat penyuntikan kontras masih menjadi tantangan bagi para klinisi khususnya dokter, perawat, dan petugas kesehatan lain. Sudah menjadi dilema karena kontras sangat diperlukan untuk tindakan diagnostik dan intervensi prosedur kardiovaskular dan neuroimaging. Melihat begitu besarnya manfaat penyuntikan kontras tersebut, maka diperlukan tindakan preoperatif yang bisa mencegah atau mengurangi kerusakan ginjal yang terlalu parah yaitu dengan suplementasi obat golongan statin. read more....