#Gagal Ginjal


Kenali Darah Tinggi, Biang Keladi Kematian

Darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dini di  dunia. Menurut riset WHO, tahun 2020 tercatat setidaknya 1,13 miliar penderita hipertensi dunia. Angka ini menjadikan hipertensi menduduki urutan ke-5 di Indonesia sebagai penyebab kematian terbesar.  Penyakit hipertensi adalah penyebab dari komplikasi fatal seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tiap poin berikut dengan seksama!

Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis

Ginjal adalah organ ajaib dalam tubuh manusia yang dapat membuang racun, limbah, dan cairan berlebih. Organ ginjal berperan dalam mengontrol tekanan darah, merangsang produksi eritrosit, mejaga kesehatan tulang, dan mengatur bahan kimia dalam tubuh. Begitu banyak peran ginjal, membuat organ ini harus kita sayangi agar terhindar dari Penyakit Ginjal Kronis (PGK) Deteksi penyakit ginjal kronis harus dilakukan sejak dini. Tidak lain karena organ ini sangat mempengaruhi kinerja tubuh manusia. Jika organ ginjal mengalami kerusakan, maka menyebabkan hilangnya fungsi ginjal dan dapat menimbulkan penyakit lainnya bahkan kematian.

Hubungan Erat Hipertensi dan Gagal Ginjal

Hipertensi adalah penyakit yang telah dinyatakan sebagai penyebab kerusakan seluruh organ tubuh, termasuk ginjal. Jadi jika ditanya, apa ada hubungan antara hipertensi dan gagal ginjal? Jawabnya: betul-betul sangat berhubungan. Hipertensi menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ginjal kronis (GGK). Seiring berjalannya waktu, tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah hingga ke seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah ginjal. Ginjal menjadi menebal dan kaku (atherosclerosis), sehingga suplai darah ke ginjal berkurang.

5 Fakta Penyakit Ginjal yang Harus Dikenali Sejak Dini

Penyakit ginjal yang telah ditakutkan banyak orang sesungguhnya mudah dicegah dan dikendalikan. Rusaknya ginjal umumnya disebabkan oleh penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Pola hidup sehat sejak dini sangat diperlukan untuk merawat fungsi ginjal dalam menyaring racun dan limbah dari darah. Perlu diketahui, penyakit ginjal telah mempengaruhi 850 juta orang di seluruh dunia. Di Indonesia telah ada 499.800 penduduk Indonesia menderita Penyakit Gagal (Riskedas, 2013). Angka ini masih mungkin jauh lebih tinggi lagi. Yuk, simak lebih jauh fakta seputar penyakit ginjal berikut ini.

Penanganan Gagal Ginjal Kronis pada Transisi Menuju ke Endemi

PEMERINTAH semakin percaya diri dalam merespons tren menurunnya kasus harian covid-19. Sejak 4 Februari lalu pemerintah memutuskan membuka Bali bagi kedatangan turis asing dengan prosedur karantina. Mulai 7 Maret turis asing boleh masuk ke Bali tanpa karantina. Itulah kebijakan untuk membuka keran ekonomi pariwisata Bali dengan keyakinan bahwa situasinya semakin membaik. Memang kurvanya semakin melandai meskipun belum mencapai level yang aman secara nasional. Pada 14 Maret 2020, kasus harian hanya bertambah 14.900, sudah jauh menurun daripada saat puncak gelombang ketiga pada 16 Februari lalu yang mencapai 64.718 orang.  Penurunan ini dicapai karena gabungan berbagai hal, seperti protokol kesehatan, pembatasan mobilitas sosial, dan tentu saja pencapaian vaksinasi massal. Untuk vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 193.014.314 orang (92,68% dari total target).