#Ginjal


Ketahui Faktor Risiko Hipertensi yang Sering Diabaikan

Angka kasus hipertensi Indonesia menyumbang besar kepada peningkatan hipertensi secara global. Menurut data Riskesdas Kemenkes RI tahun 2013, menunjukkan bahwa 25,8 persen penduduk Indonesia mengidap hipertensi. Untuk menghindari terjadinya hipertensi perlu diketahui faktor risiko yang menyebabkan hipertensi. Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM. pada bukunya yang berjudul "Membonsai Hipertensi", membagikan informasi tentang faktor atau kondisi yang menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Kurang Tidur Merusak Ginjal

Tidur seringkali dianggap remeh oleh sebagian besar orang. Sebagian orang lebih memilih untuk mengurangi jam tidur, dibanding harus melewatkan film yang bagus, bermain sosial media, dan pekerjaan lain yang belum diselesaikan. Meski seringkali dianggap remeh, tidak bisa dipungkiri bahwa tidur memiliki fungsi yang sangat vital untuk seluruh sistem organ dalam tubuh, tak terkecuali organ ginjal. Penelitian menunjukkan bahwa gangguan tidur mempengaruhi perkembangan penyakit ginjal. Penyebab yang diduga adalah adanya proses inflamasi dan aktivasi saraf simpatis yang merusak membran basal glomerulus dan aparatus tubulus ginjal.

Efek Obat Pereda Nyeri terhadap Kesehatan Ginjal

Penggunaan obat nyeri di kehidupan sehari-hari sangatlah lazim pada kalangan masyarakat umum. Obat anti-nyeri kerap kali digunakan untuk mengatasi nyeri pada lutut, nyeri saat haid, dan juga sebagai pereda nyeri kepala dan gigi. Obat-obatan tersebut memang sangat dibutuhkan oleh pasien karena pada saat serangan nyeri, kualitas hidup pasien sangatlah berkurang. Kualitas kerja yang memburuk, hilang konsentrasi saat belajar, atau waktu beristirahat dan liburan yang menjadi tidak menyenangkan kerap kali menjadi tujuan pasien datang berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Tak heran terkadang pada saat awal sakit, pasien datang berkonsultasi kepada dokter bukan untuk memahami sepenuhnya penyakitnya namun hanya agar bisa beraktivitas kembali secara normal. Namun para sobat Rumah Ginjal nampaknya harus mulai berhati-hati karena penggunaan obat pereda nyeri jangka panjang bukan tidak memiliki efek negatif bagi tubuh, khususnya untuk kesehatan organ ginjal kita tercinta.

Buah Belimbing dan Tekanan Darah Tinggi

Dalam beberapa tahun terakhir, trend konsumsi makanan sehat seperti diet buah dan sayur semakin menyebar luas di kalangan masyarakat, termasuk dengan beredarnya minuman jus sehat yang dikemas di dalam kemasan minuman yang menarik. Buah diketahui mengandung banyak vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan dan metabolisme tubuh. Disamping itu, buah juga mengandung beragam senyawa aktif yang memiliki banyak manfaat yang sampai saat ini belum terpelajari secara lengkap.  Salah satu buah yang diketahui bermanfaat untuk kesehatan adalah buah belimbing. Buah belimbing (Averrhoa carambola) merupakan salah satu buah tropis yang pertama kali ditemukan di daerah Asia Tenggara. Buah ini diketahui banyak mengandung vitamin C dan dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Apakah Konsumsi Kopi Berbahaya untuk Ginjal?

Berbicara tentang kopi, tentu sangat mengasyikan, setidaknya untuk para penggemar kopi. Asyiknya, mungkin mereka akan menyoal rasa atau aroma, atau bahkan kombinasi keduanya (kombinasi rasa dan aromanya). Bisa jadi juga menyoal berapa lama rasa dan aroma itu bertahan atau bagaimana frekuensi asupan seharinya. Masih juga menarik untuk diungkap yaitu, tentang bagaimana tingkat keasamannya, tentang jenis asal kopinya itu sendiri, bagaimana kalau dikombinasikan dengan lainnya seperti krimer. Dalam konteks asalnya, tentu mereka akan menyinggung asal Indonesia-kah? atau malah dari luar? Maka obrolannya akan berlanjut bahwa yang ini asal Indonesia bisa rasa kopi Sumatera Utara, Garut, lampung. Sedangkan yang ini rasa kopi Laos, atau rasa kopi Yunan. Semua itu umumnya tersaji dihampir semua outlet coffee. Di sana akan tersaji kopi Toraja, kopi Robusta, kopi Mandailing, atau sajian kopi bentuk late, krimer, avocado, yang intinya bisa pilih sesuai kesukaannya.