#Indonesia


Membandingkan Singapura, Malaysia, dan Indonesia

Berkaca dari negara sahabat, kita bisa memacu untuk mengejar kemajuan. Badan yang sehat jasmani-rohani, pendidikan yang berkualitas, dan keunggulan iptek akan menjadi pendorong kemajuan. Setelah Perang Dunia II berakhir, Indonesia termasuk negara bekas jajahan yang paling awal meraih kemerdekaan. Proklamasi 17 Agustus 1945 hanya tiga hari setelah Jepang menyerah kepada AS. Belanda masih belum ikhlas dan melancarkan agresi militer, baru 19 Desember 1949 mau mengakui kedaulatan RI. Sementara Malaysia baru diberi kemerdekaan oleh Inggris, bukan merebut, pada 31 Agustus 1957 atau 12 tahun setelah kita merdeka. Singapura sebelumnya juga koloni Inggris, pada 1963 bergabung dengan Federasi Malaysia, tetapi pada 9 Agustus 1965 memisahkan diri menjadi negara merdeka.

Kerjasama dengan Asia University, Unair Buka Pertukaran Mahasiswa

Rumah Ginjal - Surabaya (beritajatim.com) – Menuju perguruan tinggi 500 besar dunia (World Class University), Universitas Airlangga (Unair) terus bekerjasama dengan berbagai instansi. Bukan hanya dengan instansi pendidikan dalam negeri namun juga luar negeri. Salah satunya dengan Asia University, Taiwan.

UNAIR Gives Opportunity on Student Exchange Through Collaboration with Asia University Taiwan

UNAIR NEWS – Towards World’s Top 500 universities (World Class University), Universitas Airlangga continues to collaborate with various institutions, not only with educational institutions in the country but also abroad. One of them is Asia University, Taiwan.

UNAIR Buka Pertukaran Mahasiswa Melalui Kerja Sama dengan Asia University Taiwan

Rumah Ginjal - UNAIR NEWS – Menuju perguruan tinggi 500 besar dunia (World Class University), Universitas Airlangga terus bekerjasama dengan berbagai instansi. Bukan hanya dengan instansi pendidikan dalam negeri namun juga luar negeri. Salah satunya dengan Asia University, Taiwan.

Nutritional Condition in Hemodialysis Patients. Differences Between Groups in Surabaya, Indonesia and Juntendo University, Japan

Abstrak Selama lebih dari dua dekade, kekurangan gizi telah dilaporkan sebagai komplikasi yang sering pada pasien hemodialisis. Prevalensi bervariasi dari 25 ke 75% di seluruh dunia. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini membandingkan nutrisi pasien hemodialisis di negara berkembang dan negara maju. Hemodialisis data pasien diperoleh dari kelompok pasien di Surabaya, Indonesia dan Juntendo University, Jepang. Malnutrisi diperkirakan dengan serum prealbumin, protein yang mengikat albumin dan retinol.