Rumah Ginjal

Blog

diet-sehat-bagi-gagal-ginjal-kronis.jpg
Terbaru

Makanan yang Tepat pada Pasien Ginjal Kronis

Rumah Ginjal - Terkadang sulit bagi pasien ginjal kronis menentukan makanan apa yang harus dimakan atau dihindari, dan ini bisa menjadi sumber masalah. Terkadang juga karena ketidak tahuan maka pasien dan keluarga membatasi hampir semua makanan baik yang dihindari atau yang boleh dimakan. Hal ini menimbulkan stres tersendiri bagi pasien dan keluarga dan dapat menimbulkan penurunan nafsu makan berat yang berujung pada perburukan fungsi ginjal. Pada bahasan kita kali ini akan kami bahas secara singkat makanan yang tepat bagi pasien gagal ginjal atau dengan kata lain, diet sehat bagi pasien gagal ginjal.   Langkah Pertama: Pilih dan siapkan makanan yang rendah garam Siapkan makanan yang bahannya selalu baru dan segar Usahakan untuk memakan makanan yang dimasak di rumah dengan bahan segar Gunakan bumbu yang rendah garam

infeksi-saluran-kemih-rumah-ginjal.jpg

Jangan Anggap Remeh Infeksi Saluran Kencing (ISK)

Apa itu Infeksi Saluran Kencing? Infeksi saluran kencing atau disingkat ISK, merupakan suatu peradangan oleh bakteri (kuman) pada saluran kencing disertai adanya kumpulan kuman di air kencing. Infeksi saluran kencing ini kadang menimbulkan gejala akan tetapi ada juga yang tidak bergejala.  Infeksi saluran kencing dapat menyerang laki-laki maupun perempuan. Selain karena struktur anatomis saluran kencing yang lebih pendek, faktor risiko yang lain adalah aktifitas seks dan kehamilan. Laki-laki diatas usia 60 tahun dijumpai lebih banyak terkena infeksi saluran kencing dibanding perempuan terutama jika disertai dengan kelainan struktur atau fungsi.

olahraga-pasien-ginjal.jpg

Olahraga Pada Pasien Ginjal

Rumah Ginjal - Pada pasien dengan penyakit ginjal terkadang sulit memutuskan untuk berolahraga atau tidak, khususnya untuk stadium 3 hingga 5, atau bahkan yang sudah cuci darah. Hal ini diakibatkan oleh banyak faktor seperti malas, takut, dll. Padahal berolahraga atau tetap beraktivitas mempunyai banyak sekali keutamaan. Salah satunya membuat tubuh sehat, kuat dan pikiran lebih ringan. Berikut kita akan bahas olahraga apa yang sesuai pada pasien ginjal. 1. Bolehkah pasien ginjal berolahraga? Boleh   2. Apa kegunaan olahraga pada pasien ginjal? Meningkatkan fungsi dan fisik dari otot Kontrol tekanan darah yang baik Meningkatkan kekuatan otot Menurunkan kolesterol Tidur yang nyenyak Menurunkan berat badan

prof-djoko-santoso-rumah-ginjal.jpg

Jangan Remehkan Gatal Pada Gagal Ginjal Kronis

Rumah Ginjal - Tutwuri.id – Sebagaimana diketahui bahwa kasus gagal ginjal kronis hingga saat ini sangat tinggi baik itu di level nasional maupun global; bahkan trennya pun cenderung meningkat terus. Ngerinya lagi, hal ini juga diikuti oleh berbagai penyulit penyerta yang salah satu di antaranya berupa kasus gatal yang sering membandel.   Secara epidimiologi angka kasus gatal ini bervariasi, setidaknya 40% pasien dengan penyakit ginjal stadium akhir mengalami gatal dengan derajat sedang-berat. Berdasar negara prevalensi gatal (pruritus) yang berderajad sedang-berat ditemukan 36% di Prancis, 50% di Inggris, Jepang dari 20% hingga 70%. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Yamada et al., kasus gatal dilaporkan sebesar 66,9% pasien cuci darah, dan di antaranya tersebut ada 41,2% yang memiliki gangguan tidur terkait gatal.   Umumnya bentuk keluhan gatal (yang dari penderita gagal ginjal) sangat mendorong kebutuhan kuat untuk menggaruknya. Padahal kejadiannya begitu sangat sering sehingga bisa dibayangkan bagaimana kompleksnya problem tersebut. Faktor yang menerangkan gatal yang membandel, selain faktor keringnya kulit dan abnormalnya saraf, juga dari timbunan garam calsium phosphat yang mendasari gambaran dalam bentuk jerawat pada kulitnya yang gatal.

prof-djoko-santoso-rumah-ginjal.jpg

Mengingat Sekelumit Gagal Ginjal Kronis

Rumah Ginjal - Tutwuri.id – Fakta di lapangan bahwa gagal ginjal kronis (GGK) itu sangatlah umum, berbahaya lagi, namun dapat dicegah dan diobati. Kejadiannya demikian tinggi, hampir tiap 10 orang dewasa ada 1 orang yang menderita penyakit ini. Dan jika sudah terkena, mereka akan berisiko tinggi terhadap serangan jantung atau stroke. Ketika terserang dan bisa bertahan hidup, tentu mereka terampas hak hidupnya. Bahkan ngerinya lagi untuk kedepannya dari kehidupan mereka, saat kapan saja mereka bisa beresiko mati mendadak, atau masuk ICU karena terserang sesak hebat, infeksi berat, kejang-koma. Jika masih bisa diselamatkan, umumnya fisik mereka jauh menurun hingga tidak bisa mandiri lagi. Keluarganya seperti anak istri-suami pun juga ikut menanggung derita, semua aktivitas dan agenda kehidupannya tidak akan berjalan dengan baik bahkan kalang kabut. Maka dari itu menjadi wajar bahwa penyakit ini tergolong suatu penyakit yang sangat mengancam kesehatan masyarakat yang tidak saja nasional bahkan level global. Lain itu, penyakit ini juga tidak pandang usia, ras, status sosial maupun negara mana saja mereka berada. Namun umumnya, frekuensi kejadian semakin sering (dan cenderung jelek) berasal dari kelompok ekonomi yang kurang beruntung dan pola hidup yang acak-acakan.

prof-djoko-santoso-rumah-ginjal.jpg

Mempercepat Bebas Malaria

Indonesia sedang bekerja keras mengeliminasi penyakit malaria. Targetnya pada 2030, seluruh wilayah kita bebas malaria. Ini sebuah cita-cita yang luar biasa, tetapi sangat mungkin dicapai, bahkan bisa dipercepat jika ilmuwan kita makin diberi ruang oleh pemerintah untuk aktif memberikan solusi tuntas untuk penyakit tropis ini. Apalagi, negeri kita punya sejarah yang cukup meyakinkan tentang pemberantasan malaria. Kita terus berkejaran dengan nyamuk Anopheles, sang pembawa malaria. Kemenkes menyebut pada 2017 masih ada 261.671 kasus malaria dengan korban meninggal 100 orang. Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, 266 kabupaten/kota (52 persen) adalah wilayah bebas malaria. Sebanyak 172 kabupaten/kota (33 persen) endemis rendah, 37 kabupaten/kota (7 persen) endemis menengah, dan 39 kabupaten/kota (8 persen) endemis tinggi. Saat ini ada 28 persen penduduk yang tinggal di wilayah endemis dan belum bebas malaria, seperti Provinsi Papua, Papua Barat, NTT, Maluku, dan Maluku Utara. Sisanya 72 persen penduduk tinggal di wilayah yang sudah dinyatakan bebas malaria. Angka API (Annual Parasite Incident) malaria di Indonesia menurun menjadi 0,99 persen per 1.000 penduduk pada 2017. Bandingkan dengan tahun 2009 yang masih 1,85 persen per 1.000 penduduk.

book4.jpg

Buku: Siapkan diri Anda untuk Cangkok Ginjal

Rumah Ginjal - Buku berjudul  “Siapkan Diri Anda Untuk Cangkok Ginjal” ini menjelaskan bagaimana persiapan yang perlu dilakukan, dan kriteria bagi calon pendonor ginjal. Buku ini disusun menjadi 12 bab, mulai dari mengenal transplantasi ginjal, mempersiapkan logistik proses cangkok ginjal, mencari dan memahami proses evaluasi donor hidup, persiapan resipian selama pracangkok, perawatan pra operasi, prosedur pembedahan transplantasi ginjal, manajemen pascaoperasi resipien transplantasi ginjal, rehabilitasi pola hidup, hingga pembahasan tentang penanganan pasien pasca cangkok ginjal.

rumah-ginjal-buku-ginjal-60-menit-menuju-ginjal-sehat.jpg

Buku: 60 Menit Menuju Ginjal Sehat

Jika Anda penderita penyakit ginjal, atau sedang terkena masalah ginjal, diabetes, stroke, tekanan darah, maupun orang sehat yang ingin menjaga kesehatan ginjal, inilah buku yang mestinya Anda baca! Buku yang ditulis dokter ahli ginjal, Prof. Dr. Djoko Santoso, Ph. D., yang pernah mengenyam pendidikan di Graduate School of Medicinedi Juntendi Jepang dengan menyabet gelar Ph. D. ini membahas dengan ringan masalah-masalah ginjal, mulai dari mengetahui apa itu ginjal hingga masalah gagal ginjal termasuk gagal ginjal kronik.

rumah-ginjal-buku-hipertensi-membonsai-hipertensi.jpg

Buku: Membonsai Hipertensi

Rumah Ginjal - SETELAH sukses dengan buku 60 Menit Menuju Ginjal Sehat (Jaring Pena, 2009), Djoko Santoso, dr., Sp.PD, K-GH, Ph.D menyajikan kembali karyanya kepada pembaca dengan hadirnya buku Membonsai Hipertensi ini. Tidak kalah dari buku sebelumnya itu, buku kedua ini sangat bagus dan pasti bermanfaat bagi masyarakat luas. Dikemas dengan gaya lugas dan ringkas, buku Membonsai Hipertensi mudah dipahami. Tidak hanya sebatas dipahami, buku ini oleh penulisnya diharapkan bisa menjadi bahan pengetahuan bagi orang yang tidak atau belum terkena hipertensi, dan pedoman pemeliharaan dan pengobatan hipertensi bagi yang telah terkena penyakit tersebut.

Publikasi Ilmiah

material-sciences-and-engineering.jpg

Preparation and characterization of imprinted zeolite-Y for p-cresol removal in haemodialysis



Rumah Ginjal - In this work, the novel imprinted zeolite (IZ) was synthesized, and its properties and performance in terms of adsorption of p-Cresol, which represent the protein-bounded uremic toxins in aqueous phase under phosphate buffer saline, were studied and compared with the synthesized zeolite-Y (ZeoY-S) and commercial CBV 100 zeolite-Y (ZeoY-C).The ZeoY-S was synthesized from sodium aluminate, NaOH, H2O and SiO2 under aging for 24 h at room temperature and hydrothermal condition for 24 h at 100 °C, with an initial composition of 10SiO2:Al2O3:4Na2O:180H2O.

the-indonesian-biomedical-journal.jpg

Determiner of Poor Sleep Quality in Chronic Kidney Disease Patients Links to Elevated Diastolic Blood Pressure, hs-CRP, and Blood-count-based Inflammatory Predictors



Rumah Ginjal - BACKGROUND: Sleep deprivation is strongly associated with cardiovascular disease (CVD) via sympathetic overstimulation and systemic inflammation in general population. However, the significance of poor sleep quality in chronic kidney disease (CKD) is still underexplored. METHODS: This study assessed the sleep quality of 39 with non-dialysis CKD (ND CKD) patients and 25 hemodialysis CKD (HD CKD) patients using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. Poor sleeper was defined as individual with PSQI > 5.

jurnal-teknologi-utm.jpg

Incorporation Of Imprinted-Zeolite To Polyethersulfone/Cellulose Acetate Membrane For Creatinine Removal In Hemodialysis Treatment



Abstract Polyethersulfon (PES) membrane has been widely used in the biomedical field especially in hemodialysis application. Many modifications of membranes have been applied into hemodialysis such as diffusion, adsorption, and mixed-matrix membrane. The main problem of those membranes is less selectivity to attract the uremic toxins. In this study, we report the modification of PES mixed with cellulose acetate (PES/CA) membrane as mixed-matrix membrane (MMM) using imprinted-zeolite (PES/CA/IZC) in order to increase the selectivity for targeted analyte. The hollow fibre membranes (HFM) were fabricated by dry-wet spinning technique.

sebanyak-1350-mahasiswa-unair-siap-laksanakan-sembilan-skema-kkn.jpg

Sebanyak 1.350 Mahasiswa UNAIR Siap Laksanakan Sembilan Skema KKN

Jatim Newsroom- Sebanyak 1.350 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) melaksanakan sembilan skema Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang nantinya akan diterapkan di Surabaya, Gresik, Lamongan, Jember, Banyuwangi, Tuban, dan Bandung. Di Bandung, program KKN-nya adalah Citarum Harum, bekerja sama dengan Kodam (Komando Daerah Militer) 39. Wakil Rektor I Unair, Prof Dr Djoko Santoso di Surabaya Selasa (2/7),mengatakan, KKN menjadi salah satu program wajib yang diikuti para mahasiswa menjelang akhir masa perkuliahan. Tepatnya sebagai bagian mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Terkait dengan pelepasan mahasiswa KKN tersebut, berikut sejumlah informasinya.

fk-unair-gandeng-profesor-bidang-anastesi-belanda-prof-djoko-santoso.jpg

FK UNAIR Gandeng Profesor Bidang Anastesi Belanda

Rumah Ginjal - UNAIR NEWS – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan Pengaugerahan Penghargaan (Adjunct Professor) kepada Ass. Prof. Liong An Liem, MD., Ph.D., FIPP dari Maastricht UMC+ Netherland, Dept. Anesthesiologie and Pain Management. Penganugerahan itu berlangsung di AULA FK UNAIR, Kamis (27/6). Acara penganugerahan itu dihadiri oleh para Guru Besar, Dekan FK UNAIR Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U, Direktur Rumah Sakit Universitas Airlangga Prof. Dr. Nasronudin, dr., Dp.PD-KPTI, dan Rektor UNAIR yang diwakili oleh Wakil Rektor 1 Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., K-GH., FINASIM. Mengambil tema “The Role of Basic Science In Pain Management” Prof. Liong memberikan orasi ilmiah kepada tamu undangan dan dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang saat ini mengikuti pendidikan di FK UNAIR.

terapkan-9-skema-kkn-wakil-rektor-i-unair-berangkatkan-1350-mahasiwa-prof-djoko.jpeg

Terapkan 9 Skema KKN Wakil Rektor I Unair Berangkatkan 1.350 Mahasiwa

Rumah Ginjal - Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 1.350 mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Airlangga (unair) resmi dilepas Wakil Rektor I Prof. Dr. Djoko Santoso, Ph.D., K-GH., FINASIM., Selasa pagi (2/7/2019) di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C Unair. KKN menjadi salah satu program wajib yang diikuti para mahasiswa menjelang akhir masa perkuliahan. Sebanyak 1.350 mahasiswa terdiri atas mahasiswa dari seluruh fakultas Unair. Tepatnya berasal dari 14 fakultas. Yakni, Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Farmasi (FF), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Psikologi (FPsi), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Fakultas Keperawatan (FKp), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), dan Fakultas Vokasi (FV).