#anak yatim


MUI Jatim Ingatkan Anak Yatim Akibat Covid-19 Perlu Diperhatikan

Malang, NU Online Jatim: Pandemi menyisakan kesedihan mendalam bagi sebagian orang, tidak terkecuali anak-anak. Pasalnya, seiring meningkatnya kasus kematian akibat covid-19, banyak anak-anak mendadak menyandang status yatim sebab kehilangan orang tuanya.  Merespon hal ini, Kepala Badan Kesehatan (Kabakes) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, Djoko Santoso mengingatkan pemerintah dan masyarakat memperhatikan hal tersebut. "Harus disadari, anak yatim memiliki hak sandang pangan papan yang sama dengan yang memiliki orang tua," kata Djoko di webinar seri literasi pandemic yang diadakan MUI Jatim pada Jumat (03/09/2021) malam. Guru Besar bidang klinis di Universitas Airlangga tersebut menjelaskan bahwa usia krusial anak-anak yang sangat berpengaruh terhadap kondisi di masa depannya adalah di saat usia tujuh tahun pertama dalam kehidupannya.

Webinar: Mengawal Masa Depan Anak Yatim Korban Pandemi

Webinar Seri ke-10 Literasi Pandemi MUI Jatim Tema: Mengawal Masa Depan Anak Yatim Korban Pandemi Pengantar Zoominar: Prof Akh Muzakki Sekretaris Umum MUI Jatim Narasumber: Dr. H. M. Alwi, M. HumKetua Komisi Pengembangan Dana Ummat dan Penguatan Keuangan Lembaga Prof. Djoko Santoso, dr. Ph.D, Sp.PD. KGH. FINASIM Ketua Badan Kesehatan MUI Jatim Dr. Hj. Udjie Asiyah, M.Si Ketua Komisi PPRK MUI Jatim Host : Afif Amrullah Sekretaris Komisi Infokom MUI Jatim Jum'at, 3 September 2021Pukul 19.00 WIB Join Zoom Meetinghttps://us02web.zoom.us/j/85423438764?pwd=U3gwMEFBMWhnZC8vWk84d3N4RUV3dz09 Meeting ID: 854 2343 8764Passcode: MUIJTM Live streaming MUI Jatim TVyoutube.com/MUIJatimTV Disiapkan E-Sertifikat