Rumah Ginjal

Blog

infeksi-saluran-kencing-rumah-ginjal.jpeg

Infeksi saluran kencing pada pria berbahayakah?

Rumah Ginjal -  Infeksi saluran kencing merupakan salah satu infeksi yang sering terjadi pada kebanyakan orang, terutama wanita. Hal ini diakibatkan saluran kencing wanita lebih pendek dan mudah terpapar dunia luar. Namun sebagian besar infeksi saluran kencing yang tidak berkomplikasi pada wanita tidak bergejala dan sering sembuh sendiri. Hal ini berbeda dengan pria, jika pria terkena infeksi pada saluran kencingnya kebanyakan bergejala dan berkomplikasi. Kita bahas lebih lanjut mengapa infeksi saluran kencing pada pria bergejala dan berkomplikasi. Dilihat dari sisi anatomis saluran kencingnya saja lebih panjang dari wanita dan lebih berliku. Oleh karena itu pria jika terkena infeksi saluran kencing lebih berat daripada wanita. Selain itu pada pria mudah timbul batu saluran kencing. Perjalanan penyakitnya hampir sama karena struktur anatomis saluran kemih pria lebih panjang, kemudian kotoran atau endapan sedimen lebih bisa dan mudah terbentuk. Jika ada batu dan infeksi pada saluran kemih maka bisa sangat berbahaya.

batuan-fosfat.jpg

Kenali Fosfat, zat yang sangat berbahaya pada gagal ginjal

Rumah Ginjal - Fosfat adalah salah satu mineral dalam tubuh yang penting untuk regulasi dalam tubuh. Fosfat dalam konsentrasi yang normal dalam tubuh dipakai salah satunya untuk kesehatan tulang. Tubuh menyerap fosfat di usus, memprosesnya di sel, lalu membuangnya melalui ginjal. Pada pasien gangguan ginjal, fungsi pembuangan pada ginjal terganggu sehingga, fosfat tidak dapat keluar dari tubuh. Penumpukan fosfat dalam tubuh sangat menganggu dan berbahaya. Salah satu faktor risiko untuk komplikasi jantung pada pasien gangguan ginjal adalah tingginya kandungan fosfat dalam tubuh. Oleh karena itu mengapa fosfat sangat berbahaya pada pasien gangguan ginjal.   Makanan apa yang tinggi fosfat? Fosfat yang kita serap tiap hari berasal dari beberapa makanan yang tinggi fosfat. Beberapa makanan yang tinggi fosfat adalah ayam, babi, jeroan, cumi, udang, kepiting, beberapa ikan laut, keju, susu, yogurt, kacang kacangan, oat, gandum, dll. Beberapa makanan ini sangat tinggi dalam fosfat. Pada pasien gangguan ginjal sebaiknya mengurangi dan menghindari beberapa makanan yang sudah disebutkan tadi.

cara-mudah-mengobati-asam-urat.jpg

Saya Nyeri Sendi, Apakah Asam Urat Saya Tinggi?

"Saya nyeri sendi. Apakah asam urat saya tinggi?" Rumah Ginjal - Pertanyaan ini sering terlintas oleh setiap individu di Indonesia, khususnya kelompok usia 30 tahun ke atas. Nampaknya, hal ini merupakan problematika yang sudah turun-temurun. Jika nyeri sendi pasti asam urat yang tinggi. Apakah dengan keadaan ini lantas membuat sebagian orang untuk pergi ke dokter? Jawabnya, "tidak semua", mereka lebih memilih pergi ke apotek untuk membeli obat penurun asam urat, tanpa mengetahui apakah benar nyeri sendinya terkait asam urat. Selain itu tidak sedikit teman, keluarga, atau tetangga yang menyarankan untuk membeli obat tertentu atau obat asam urat tanpa konsultasi ke dokter terlebih dahulu. Hal ini bisa fatal! Sebelum jauh membahas kesitu kita perlu tahu apakah asam urat itu.   Apa itu asam urat? Asam urat adalah senyawa biokimia hasil pemecahan purin di dalam tubuh. Purin sendiri secara normal memang diproduksi tubuh dan ada sumber purin lainnya berasal dari makanan. Makanan yang mengandung purin dengan jumlah yang tinggi adalah hati, makarel, makanan kaleng, bir, dan daging merah.

mewaspadai-gunung-es-kusta-prof-djoko-santoso.jpg

Mewaspadai Gunung Es Kusta

Rumah Ginjal - Para penderita kusta di Kampung Kusta Sitanala Tangerang hidup secara berdampingan bertahun-tahun tanpa ada diskriminasi. Baru-baru ini harian Kompas menurunkan berita mengejutkan di halaman depan tentang penyebaran kusta di Indonesia. Mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2017, disebutkan ada 17.441 penderita kusta di Indonesia. Indonesia menempati urutan ketiga, di bawah India dengan 126.164 penderita dan Brasil 26.875 penderita. Data terbaru 2018, India 120.334 penderita, Brasil 28.660 penderita dan Indonesia 17.017 penderita. Indonesia tetap urutan ketiga. Siapa sangka, sebelumnya jarang ada pemberitaan tentang penyakit kusta, tiba-tiba saja Indonesia diberitakan tertinggi ketiga kasus kusta di dunia. Ada sembilan provinsi kita yang tergolong paling berkontribusi, antara lain Papua, Papua Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Maluku Utara. Kusta atau lepra adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri lepra (mycobacterium leprae), dengan gejala antara lain berupa munculnya bercak putih di kulit, kelemahan/kelumpuhan otot, rasa kesemutan atau kebas pada sebagian anggota tubuh. Gejala ini baru muncul dalam waktu lama sejak terkena infeksi, bisa lima tahun atau bahkan lebih.

stunting-kompas-prof-djoko-santoso-rumah-ginjal.

Mengatasi Persoalan Serius Terkait Tengkes

Rumah Ginjal - Setahun belakangan ini kita disuguhi berbagai berita tentang kemajuan Indonesia di bidang teknologi. Akhir tahun lalu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersemangat mengajak menyambut datangnya era Revolusi 4.0.  Inilah era industri yang didukung berbagai teknologi canggih. Februari, dari Cape Canaveral Florida, AS, diberitakan roket Falcon 9 SpaceX meluncur ke angkasa luar membawa satelit Nusantara Satu.  Inilah satelit komunikasi broadband canggih seharga Rp 35 triliun milik Indonesia. April lalu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meluncurkan Alugoro 405, kapal selam pertama buatan PT PAL.  Betapa bangganya, kita sudah menjadi bagian dari bangsa- bangsa yang menguasai teknologi canggih, tonggak kemajuan masa depan. Namun, membawa kita tersentak, Kompas, edisi 28 Mei menulis Tajuk Rencana dengan judul "Gizi untuk Generasi Unggul". Judulnya biasa saja, tetapi isinya membuat kening berkerut dan menggedor kesadaran kita.  Menurut Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) 2018 yang dikutip pada tulisan itu, prevalensi tengkes (stunting) Indonesia mencapai 30,8 persen, jauh di atas prevalensi (jumlah yang terpapar) stunting global yang 21 persen. Angka 30,8 persen berarti hampir sepertiga dari anak-anak Indonesia (anak balita dan remaja) menderita stunting.

anak-penyandang-obesitas-rumah-ginjal.jpg

Mewaspadai Bahaya Obesitas

Rumah Ginjal - Di grup Whatsapp kesehatan beredar anekdot, "Pengendara sepeda ialah bencana bagi perekonomian negara. Mereka tak beli mobil, bensin, tak bayar parkir, dan tak pernah ke dokter. Sebaliknya, restoran cepat saji ialah berkah perekonomian, termasuk bagi klinik, apotik, dan pusat kebugaran, karena meningkatkan jumlah pasien penderita obesitas." Anekdot ini membuat kita tersenyum getir. Obesitas atau kegemukan dianggap menjadi problem negara. Apakah obesitas sudah menjadi ancaman? Respons menghadapi kegemukan ini beragam. Ada yang cukup dengan berolah raga di rumah atau sekadar jalan kaki tiap pagi, ikut senam kebugaran, atau diet. Yang malas olahraga, tapi pengin cepat turun bobot, bisa datang ke klinik liposuction (sedot lemak), asal mampu bayar. Dari sisi medis, penting untuk menangani obesitas. Kegemukan atau kelebihan berat badan ialah pintu masuk bagi sederetan penyakit berat, seperti gangguan jantung dan ginjal. Makin gemuk (obese) seseorang, makin besar risiko tubuhnya kena gangguan penyakit, seperti hipertensi. Jika tekanan darah seseorang melebih batas normal 140/90 mm Hg, aliran darah ke ginjal akan terhambat tidak lancar. Jika tak segera ditangani, bisa mengarah ke gagal ginjal. Jadi, kegemukan bisa menjadi pintu gerbang masuknya hipertensi, dan potensial mengarah ke gagal ginjal.

book4.jpg

Buku: Siapkan diri Anda untuk Cangkok Ginjal

Rumah Ginjal - Buku berjudul  “Siapkan Diri Anda Untuk Cangkok Ginjal” ini menjelaskan bagaimana persiapan yang perlu dilakukan, dan kriteria bagi calon pendonor ginjal. Buku ini disusun menjadi 12 bab, mulai dari mengenal transplantasi ginjal, mempersiapkan logistik proses cangkok ginjal, mencari dan memahami proses evaluasi donor hidup, persiapan resipian selama pracangkok, perawatan pra operasi, prosedur pembedahan transplantasi ginjal, manajemen pascaoperasi resipien transplantasi ginjal, rehabilitasi pola hidup, hingga pembahasan tentang penanganan pasien pasca cangkok ginjal.

rumah-ginjal-buku-ginjal-60-menit-menuju-ginjal-sehat.jpg

Buku: 60 Menit Menuju Ginjal Sehat

Jika Anda penderita penyakit ginjal, atau sedang terkena masalah ginjal, diabetes, stroke, tekanan darah, maupun orang sehat yang ingin menjaga kesehatan ginjal, inilah buku yang mestinya Anda baca! Buku yang ditulis dokter ahli ginjal, Prof. Dr. Djoko Santoso, Ph. D., yang pernah mengenyam pendidikan di Graduate School of Medicinedi Juntendi Jepang dengan menyabet gelar Ph. D. ini membahas dengan ringan masalah-masalah ginjal, mulai dari mengetahui apa itu ginjal hingga masalah gagal ginjal termasuk gagal ginjal kronik.

rumah-ginjal-buku-hipertensi-membonsai-hipertensi.jpg

Buku: Membonsai Hipertensi

Rumah Ginjal - SETELAH sukses dengan buku 60 Menit Menuju Ginjal Sehat (Jaring Pena, 2009), Djoko Santoso, dr., Sp.PD, K-GH, Ph.D menyajikan kembali karyanya kepada pembaca dengan hadirnya buku Membonsai Hipertensi ini. Tidak kalah dari buku sebelumnya itu, buku kedua ini sangat bagus dan pasti bermanfaat bagi masyarakat luas. Dikemas dengan gaya lugas dan ringkas, buku Membonsai Hipertensi mudah dipahami. Tidak hanya sebatas dipahami, buku ini oleh penulisnya diharapkan bisa menjadi bahan pengetahuan bagi orang yang tidak atau belum terkena hipertensi, dan pedoman pemeliharaan dan pengobatan hipertensi bagi yang telah terkena penyakit tersebut.

Publikasi Ilmiah

material-sciences-and-engineering.jpg

Preparation and characterization of imprinted zeolite-Y for p-cresol removal in haemodialysis



Rumah Ginjal - In this work, the novel imprinted zeolite (IZ) was synthesized, and its properties and performance in terms of adsorption of p-Cresol, which represent the protein-bounded uremic toxins in aqueous phase under phosphate buffer saline, were studied and compared with the synthesized zeolite-Y (ZeoY-S) and commercial CBV 100 zeolite-Y (ZeoY-C).The ZeoY-S was synthesized from sodium aluminate, NaOH, H2O and SiO2 under aging for 24 h at room temperature and hydrothermal condition for 24 h at 100 °C, with an initial composition of 10SiO2:Al2O3:4Na2O:180H2O.

the-indonesian-biomedical-journal.jpg

Determiner of Poor Sleep Quality in Chronic Kidney Disease Patients Links to Elevated Diastolic Blood Pressure, hs-CRP, and Blood-count-based Inflammatory Predictors



Rumah Ginjal - BACKGROUND: Sleep deprivation is strongly associated with cardiovascular disease (CVD) via sympathetic overstimulation and systemic inflammation in general population. However, the significance of poor sleep quality in chronic kidney disease (CKD) is still underexplored. METHODS: This study assessed the sleep quality of 39 with non-dialysis CKD (ND CKD) patients and 25 hemodialysis CKD (HD CKD) patients using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. Poor sleeper was defined as individual with PSQI > 5.

jurnal-teknologi-utm.jpg

Incorporation Of Imprinted-Zeolite To Polyethersulfone/Cellulose Acetate Membrane For Creatinine Removal In Hemodialysis Treatment



Abstract Polyethersulfon (PES) membrane has been widely used in the biomedical field especially in hemodialysis application. Many modifications of membranes have been applied into hemodialysis such as diffusion, adsorption, and mixed-matrix membrane. The main problem of those membranes is less selectivity to attract the uremic toxins. In this study, we report the modification of PES mixed with cellulose acetate (PES/CA) membrane as mixed-matrix membrane (MMM) using imprinted-zeolite (PES/CA/IZC) in order to increase the selectivity for targeted analyte. The hollow fibre membranes (HFM) were fabricated by dry-wet spinning technique.

kerjasama-indonesia-amerika-perluas-kesempatan-kuliah-di-amerika.jpg
Terbaru

Kerjasama Indonesia Amerika, Perluas Kesempatan Kuliah di Amerika

Surabaya (beritajatim.com) — Kerjasama Indonesia Amerika di bidang pendidikan terus dipererat. Terkait hal itu, Konsulat Jendral Amerika membuka pusat EducationUSA yang ke dua di Jawa Timur yakni di American Corner Perpustakan Kampus Universitas Airlangga Surabaya (Unair) B. Pembukaan pusat konsultasi EducationUSA ini diharapkan mampu membantu setiap mahasiswa mendapatkan informasi kuliah di Amerika. Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Mark McGovern mengatakan bahwa pemerintah Amerika membuka seluas-luasnya peluang pendidikan untuk warga negara Indonesia.

unair-strengthens-collaboration-through-taiwan-higher-education-fair.jpg
Terbaru

UNAIR Strengthens Collaboration through Taiwan Higher Education Fair

UNIVERSITAS AIRLANGGA NEWS – To commemorate its 65th Anniversary, Universitas Airlangga once again held Taiwan Higher Education Fair (THEF). The event managed by Airlangga Global Engagement (AGE) was opened on Thursday, November 7, 2019, at the Lobby Hall of Campus C Management Office of UNAIR.

revolusi-industri-40-miliki-manfaat-untuk-dunia-kesehatan.jpg

Revolusi Industri 4.0 Miliki Manfaat untuk Dunia Kesehatan

Jatim Newsroom- Saat ini, Indonesia memasuki era awal Revolusi Industri 4.0 yang menekankan perubahan berbagai sektor  karena teknologi digital. Dampak dari kondisi itu tidak dapat dihindari dalam bidang sektor kesehatan. Wakil Rektor I Universitas Airlangga, Prof. Djoko Santoso, Dr., PhD., Sp.Pd.K-Gh.Finasim memberikan pendapatnya mengenai dampak perubahan itu. Prof. Djoko menjelaskan pentingnya manajemen beban penyakit dan kebutuhan layanan teknologi kesehatan.