#astra-zeneza


Ini Kata Pakar Soal Kontroversi Halal Haram Vaksin AstraZeneca

Halal atau haramnya Vaksin AstraZeneca masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Isu miring terkait vaksin tersebut terus naik ke permukaan dan terkadang membuat masyarakat resah. Untuk itu, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengadakan diskusi publik bertajuk "Halal Haram Vaksin AstraZeneca untuk Kemaslahatan Umat: Ditinjau dari Perspektif Agama dan Kesehatan". Dalam kegiatan tersebut turut hadir berbagai pembicara yang berkompeten dibidangnya seperti Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr. KH. Fahrurrozi Burhan, Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair sekaligus Ketua Badan Kesehatan MUI Jatim, Prof. Dr. Djoko Santoso, Ph.D,Sp.PD.KGH.FINASIM.

Optimisme Menyambut Vaksin

Keberhasilan vaksinasi akan memompakan semangat dan optimisme kita. Sebelum vaksin disuntikkan, perlu dirapikan komunikasi pemerintah. Jelaskan sejujurnya tentang manfaat dan risikonya.   Tamu negara penting pun tak disambut pemberitaan seperti ini. Hampir semua stasiun televisi menyiarkan secara langsung kedatangan pesawat Garuda di Bandara Soekarno-Hatta yang membawa 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 produk Sinovac, 6 Desember 2020. Video pesawat menurunkan kotak besar vaksin dari perut pesawat jadi viral di mana-mana. Kedatangan vaksin ini benar-benar diistimewakan pemerintah. Vaksin diharapkan bisa mengatasi lonjakan penularan yang sampai hari ini belum juga menurun, bahkan cenderung naik tajam. Sampai minggu kedua Desember, pertambahan angka positif rata-rata di atas 5.000 kasus per hari, dengan pertambahan kematian sekitar 150 per hari.