#camelia sinensis


Manfaat Teh Bagi Kesehatan Tubuh dan Ginjal

Menurut legenda, teh (Camellia sinensis) pertama kali dikonsumsi di Tiongkok pada tahun 2737 sebelum masehi. Pada saat itu kaisar Tiongkok Shen Nung sedang duduk di bawah pohon sementara pelayannya merebus air minum. Secara tidak sengaja, beberapa daun dari pohon itu tertiup ke dalam air dan bercampur dengan air panas tersebut. Entah apakah legenda itu merupakan kisah nyata, namun konsumsi teh telah menjadi tradisi di Tiongkok selama berabad-abad bahkan jauh sebelum teh menjadi minuman populer di negara-negara barat, khususnya Inggris. Menariknya, argumentasi mengenai manfaat konsumsi teh bagi kesehatan telah muncul sejak 250 tahun yang lalu. Sebagian orang khawatir bahwa konsumsi teh berlebihan akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Perdebatan terus berlanjut hingga abad ke-19, dan baru berakhir di pertengahan abad itu, ketika manfaat sosial dari mengkonsumsi teh kian disadari. Sejak saat itu, teh secara rutin disajikan pada setiap pertemuan sebagai pengganti alkohol (https://www.tea.co.uk/).