#kurang tidur merusak ginjal


Bahaya Asam Urat Merusak Ginjal

Salah satu permasalahan kesehatan yang sering kali dihadapi pada usia 30 tahun ke atas adalah kadar asam urat yang tinggi. Permasalahan ini sering kali baru diketahui ketika kontrol kesehatan di klinik atau fasilitas kesehatan terdekat. Kadar asam urat yang tinggi juga kerap menimbulkan gejala seperti nyeri bengkak pada persendian atau perasaan kaku. Selain keluhan tersebut, ternyata asam urat ini dapat pula menyebabkan kerusakan ginjal. Bagaikan siklus yang tidak bisa diputus, kerusakan ginjal juga menyebabkan pembuangan asam urat ditubuh terganggu dan berakibat terjadi timbunan. Oleh karena itu,  menjadi hal yang penting untuk mengetahui keterkaitan antara kadar asam urat darah dan kesehatan ginjal kita. Asam urat sejatinya merupakan zat sisa buangan yang dikeluarkan oleh tubuh.

Kurang Tidur Merusak Ginjal

Tidur seringkali dianggap remeh oleh sebagian besar orang. Sebagian orang lebih memilih untuk mengurangi jam tidur, dibanding harus melewatkan film yang bagus, bermain sosial media, dan pekerjaan lain yang belum diselesaikan. Meski seringkali dianggap remeh, tidak bisa dipungkiri bahwa tidur memiliki fungsi yang sangat vital untuk seluruh sistem organ dalam tubuh, tak terkecuali organ ginjal. Penelitian menunjukkan bahwa gangguan tidur mempengaruhi perkembangan penyakit ginjal. Penyebab yang diduga adalah adanya proses inflamasi dan aktivasi saraf simpatis yang merusak membran basal glomerulus dan aparatus tubulus ginjal.