UNAIR Sebut USU Terdepan di Pulau Sumatera


HUMAS USU – Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan kerja Senat Akademik dari Universitas Airlangga (UNAIR). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 10 peserta dari UNAIR dan berlangsung di Ruang Senat Gedung Biro Pusat Administrasi USU pada Kamis, (09/06/2022)

Kunjungan kerja ini diajukan oleh UNAIR dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkhusus hal-hal yang berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ketua Senat Akademik UNAIR, Prof. Djoko Santoso, dr. Ph.D.,Sp.PD.,K-GH.FINASIM mengatakan bahwa harus ada sesuatu yang didapatkan dari kunjungan kerja di USU, terutama dengan hal yang berkaitan dengan muatan lokal. 

“Jadi memang tujuannya itu harus ada sesuatu yang didapatkan dengan belajar di USU. Terutamanya adalah muatan lokal Medan,” katanya. 

Menurutnya, dengan wilayah Indonesia yang sangat luas, USU merupakan yang terdepan di Pulau Sumatera dalam kaitan kemajuan bangsa. Sehingga, apa yang didapatkan dari USU, nantinya dapat menjadi gambaran kurikulum yang akan diusulkan ke rektor UNAIR. 

“Kita tahu bahwa Indonesia sangat luas dan Pulau Sumatera itu kita lihat kalau USU adalah yang terdepan dalam kaitan kemajuan bangsa. Nah demikian juga untuk Indonesia lainnya. Sehingga apa yang kita dapatkan tadi di USU itu nanti akan menjadi corakan kurikulum juga yang nanti kita usulkan ke rektor UNAIR,” tambah Prof. Djoko. 

Adapun alasan UNAIR memilih USU dalam kunjungan kerja ini karena ingin menunjukkan give and take yang fair dalam hubungan kedua universitas. Hal tersebut mengingat bahwa USU terlebih dahulu telah berkunjung ke UNAIR. 

“Jadi ada semacam apa ya, sharing ya, karena sejawat saya, prof suwarto ini adalah senior saya yang beberapa bulan yang lalu pernah berkunjung ke Unair, demikian juga UNAIR juga ingin berkunjung ke USU, hal ini menunjukkan adanya semacam take and give yang sangat fairness dalam kaitan hubungan kedua universitas, yang mungkin yang bisa ditiru daripada yang lain,” ucap Ketua Senat Akademik UNAIR. 

Prof. Djoko juga berpendapat bahwa Kebijakan Tri Dharma yang ada di USU secara nasional dilaksanakan oleh masing-masing universitas. Sehingga kebijakan yang terdapat di USU dapat dijadikan sebagai bahan untuk bertukar pikiran karena dapat melengkapi keberagaman Indonesia. 

“Oh iya saya rasa secara nasional kebijakannya akan dilaksanakan masing-masing universitas, jadi yang membedikan USU ini adalah kondisi lokal, sehingga dengan kita saling bertukar pikiran bertukar wacana, itu akan melengkapi keindonesiaan kita,” tambahnya

Pada kesempatan yang sama, Ketua Senat Akademik USU, Prof Dr. Suwarto, SH, MH menyebutkan bahwa dalam kunjungan ke UNAIR beberapa bulan lalu juga terdapat hal-hal yang diadaptasi oleh USU. Seperti memenuhi hal yang belum ada dan meningkatkan kebijakan yang sudah ada. 

“Seperti kami kunjungan yang lalu, kita kan dah pernah kunjungan ke UNAIR, tentu ada yang kita adaptasi, mana yang tidak ada kita penuhin, kalau yang sudah ada kita akan tingkatkan terus,” ucapnya. 

Di akhir Prof Suwarto berharap agar nantinya kedua universitas dapat sama-sama maju dan saling mengisi untuk satu sama lain.

“Harapan tetap sama, yang penting kita juga maju Airlangga tetap lebih maju lagi, makanya kita saling maju untuk saling mengisi, ya kan itu yan kita harapkan semua. Mudah-mudahan kita semua akan maju bukan hanya USU tapi Airlangga juga,” tutur Prof Suwarto.



Comments