#vaksin covid-19
Melecut Kibar Vaksin Merah Putih
- Opini
- /
- 03/06/2021
Tentu mengherankan, enam lembaga dan universitas papan atas kita yang sedang meriset calon vaksin dengan platform yang berbeda tadi sama sekali tak tercatat di laman WHO ini. Mengapa ini bisa terjadi? Riset menuju vaksin nasional, yakni vaksin Merah Putih, terus mengalami kemajuan. Agar nanti mulus dalam pengakuan internasional, upaya membangun vaksin Merah Putih ini perlu segera dimasukkan ke dalam laman WHO. Saat ini calon vaksin kita belum termasuk 284 calon vaksin di sana. Isu kemandirian vaksin mencuat seiring tragedi India. Gelombang kedua Covid-19 yang melanda India tak hanya melumpuhkan sistem kesehatan di sana, tapi juga membuat banyak negara lain ketakutan. Tragedi India ini langsung menebarkan dua ancaman, yaitu mengekspor varian mutan ganas ke banyak negara lewat perjalanan warga negaranya; dan tak kalah penting, membatalkan rencana ekspor vaksin ke negara-negara yang membutuhkannya.
Muncul Mutasi Covid-19, Akademisi Desak Percepat Vaksinasi
- Berita
- /
- 28/01/2021
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Senat Akademik Universitas Airlangga (Unair) Prof. Djoko Santoso, dr., PhD., Sp.PD, K-GH, FINASIM mendesak pemerintah mempercepat program vaksinasi Covid-19 nasional. Hal ini perlu dilakukan guna mengantisipasi masuknya Covid-19 varian baru, yang kini sudah menyebar di Inggris, Afrika Selatan, Jepang, hingga Korea Selatan. "Kita berkejaran dengan waktu. Jangan sampai strain baru yang menurunkan (efikasi) vaksin itu masuk ke Indonesia," kata Djoko dalam webinar `Bibir Covid-19: Masalah Pendataan, Pendaftaran & Isu Terkini Seputar Vaksin Covid-19` pada Kamis (21/1), yang digelar oleh Indonesia HealthCare Forum (IndoHCF) dan Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia (KREKI).
Optimisme Menyambut Vaksin
- Opini
- /
- 28/12/2020
Keberhasilan vaksinasi akan memompakan semangat dan optimisme kita. Sebelum vaksin disuntikkan, perlu dirapikan komunikasi pemerintah. Jelaskan sejujurnya tentang manfaat dan risikonya. Tamu negara penting pun tak disambut pemberitaan seperti ini. Hampir semua stasiun televisi menyiarkan secara langsung kedatangan pesawat Garuda di Bandara Soekarno-Hatta yang membawa 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 produk Sinovac, 6 Desember 2020. Video pesawat menurunkan kotak besar vaksin dari perut pesawat jadi viral di mana-mana. Kedatangan vaksin ini benar-benar diistimewakan pemerintah. Vaksin diharapkan bisa mengatasi lonjakan penularan yang sampai hari ini belum juga menurun, bahkan cenderung naik tajam. Sampai minggu kedua Desember, pertambahan angka positif rata-rata di atas 5.000 kasus per hari, dengan pertambahan kematian sekitar 150 per hari.