Kencing Berwarna Merah, Berbahayakah?
Rumah Ginjal - Pernahkah Anda saat kencing bewarna merah? Apakah itu memang kencing bewarna merah atau ternyata itu air bercampur darah? Jika Anda salah satu yang mengiyakan pertanyaan di atas maka mari kita simak diskusi dan pembahasan berikut.
Apa itu kencing Darah?
Kencing bewarna merah sebagian besar terkait kencing darah. Kencing darah yang dalam bahasa kedokteran disebut hematuria merupakan suatu keadaan tidak normal dengan ditemukannya sel darah merah dalam urin. Penampakan kencing darah tidak selalu dapat dilihat dengan mata telanjang, bisa juga menggunakan mikroskop.
Oleh karena itu dibedakan menjadi hematuria yang makroskopis (dapat dilihat mata telanjang) dan hematuria yang mikroskopis (dapat dilihat dengan mikroskop). Kedua bentuk hematuria ini merupakan tanda yang cukup serius terhadap kelainan pada saluran kemih. Bila ditemukan adanya kencing bewarna merah atau hematuria segera periksa itu menetap atau sementara. Untuk menentukan hal ini diperlukan evaluasi pemeriksaan urin beberapa hari. Hematuria tidak berbahaya sepanjang tidak menyebabkan perdarahan hebat, tetapi penyakit yang mendasari terjadinya hematuria harus ditegakkan untuk penanganan lebih lanjut.
Apakah penyebab kencing bewarna merah?
1. Darah
Bisa terkait infeksi saluran kencing, pembesaran prostat, kanker, kista, lari jarak jauh atau adanya batu saluran kencing atau ginjal.
2. Makanan
Makanan yang sering menyebabkan kencing bewarna merah adalah beet, blackberries, buah naga dsb.
3. Obat
Obat obatan seperti rifampisin (obat tuberculosis atau TBC)
Jika kencing saya bewarna merah, apa yang harus saya lakukan?
Segera periksakan diri anda ke dokter jika anda mengalami episode kencing bewarna merah atau darah segar untuk mendapatkan pengobatan sedini mungkin. Periksalah ke dokter terdekat dan lakukan pengecekan secara mikroskopis. Langkah awal pasien baru dengan hematuria yang mikroskopis dan tanpa gejala harus disingkirkan
penyebab hematuria antara lain menstruasi, olahraga yang berlebihan, aktivitas seksual, infeksi virus, infeksi bakteri, kanker atau trauma. Jika ditemukan satu atau lebih dari hematuria mikroskopis dan proteinuria (adanya protein dalam air kencing) maka harus dievaluasi penyakit ginjal utama, akan tetapi jika tidak ditemukan hematuria mikroskopis dan proteinuria mungkin didapat kelainan pada saluran kencingnya.
Apakah bisa sembuh?
Jika memang terkait dengan penyakit, atasi penyakit dasarnya karena kencing darah hanyalah gejala, bukan penyakit utama. Namun jika terkait dengan makanan dan obat tidak ada masalah selama dikonsumsi dalam batas wajar atau sesuai dosis dari dokter.
Sumber gambar: alodokter.com