Isu Strategis Kebijakan Kesehatan


Rumah Ginjal - Debat pilpres putaran ketiga akan dilaksanakan Minggu, 17 Maret 2019, diikuti pasangan cawapres Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno. Topik debat yang ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah tentang pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, dan sosial budaya. Sebagai akademisi dan praktisi kesehatan, penulis hendak titip harapan kepada kedua pasangan capres-cawapres tentang isu-isu kesehatan strategis yang layak jadi prioritas.

Agenda strategis sekaligus populer/ revolusioner yang wajib disorot adalah program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau yang lebih dikenal dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.

Seperti diketahui, JKN wajib melayani semua warga negara tanpa kecuali, sepanjang sudah mendaftar dan mengikuti prosedur. Jika sistem dan infrastrukturnya makin sempurna dan menjangkau mayoritas penduduk, JKN akan meningkatkan kualitas kesehatan nasional. Perlu didorong agar para kandidat dalam pilpres mempunyai kehendak memperkuat JKN ini.

 

Penguatan dan perbaikan JKN

Harus diakui, di usia dini, program yang dimulai 1 Januari 2014 ini masih menghadapi banyak tantangan. Masih ada puluhan juta warga yang belum tercakup dengan berbagai sebab. Masih kurangnya jumlah kamar di RS sehingga pasien antre untuk mendapat layanan perawatan. Adanya perbedaan kualitas layanan BPJS antardaerah yang menandakan belum tercapainya standar layanan. BPJS sebagai penyelenggara JKN masih menuntut kenaikan angka kapitasi (jasa pelayanan).

Isu JKN yang paling mendesak adalah defisit. Jumlah iuran peserta tidak mampu menutup total klaim dari RS dan biaya operasional manajemen BPJS. Untuk tahun 2015, defisitnya Rp 5,7 triliun, 2016 meningkat jadi Rp 9,7 triliun, 2017 Rp 9,8 triliun, dan terakhir tahun 2018 membubung menjadi Rp 16,5 triliun.

Hampir setiap hari media memberitakan, banyak rumah sakit menuntut pembayaran klaim ke BPJS. Masih ada lagi, tudingan netizen bahwa dana BPJS diinvestasikan untuk pembiayaan infrastruktur (padahal yang diinvestasikan BPJS bidang tenaga kerja).


Evaluasi Delapan Sasaran Peta Jalan JKN 2014-2018 Dengan Pendekatan Realist Evaluation oleh Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Januari 2019, juga menyebut beberapa ringkasan senada. Terutama menyoroti neraca yang masih defisit. Besaran iuran dan tarif perlu dikaji kembali agar lebih berkeadilan, selain juga perlunya upaya mengefisienkan manajemen dan meminimalkan potensi penyalahgunaan.

BPJS memang masih defisit, tetapi bukan berarti program JKN gagal. Ada beberapa tujuan umum yang dalam proses pencapaian. Misal, JKN bertujuan memberikan perlindungan finansial bagi penduduk yang sakit. Artinya, mencegah potensi penduduk menjadi miskin gara-gara tersedot biaya besar untuk berobat. Dengan layanan mencakup nasional, JKN meningkatkan derajat kesehatan penduduk secara nasional.

Menurut evaluasi FK UGM di atas, peningkatan luasnya cakupan kepesertaan JKN dari tahun ke tahun menghasilkan turunnya unmet need layanan kesehatan (jumlah penduduk yang punya keluhan kesehatan yang mengganggu aktivitas, tetapi tidak berobat jalan). Unmet need pada 2006 sebesar 9,8 persen, pada 2016 turun menjadi 4,3 persen. Artinya, jumlah warga yang punya keluhan kesehatan turun cukup besar.

JKN sudah menampakkan hasilnya meski masih banyak masalah. Karena itu, salah satu prioritas agenda kebijakan kesehatan 2019-2024 adalah memperkuat program JKN dengan segala perbaikan yang diperlukan. Agar lebih obyektif menguliti kekurangan JKN, ajak pihak luar yang independen untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev). Menghindari bias, jangan melakukan monev sendiri.


Antisipasi penyakit katastropik

Isu besar kedua, data BPJS mulai 2014 menunjukkan tren peningkatan jumlah kasus penyakit katastropik (dampaknya dianggap ”bencana”). Lima penyakit yang dikategorikan katastropik ini adalah jantung, kanker, gagal ginjal, stroke, dan talasemia (kelainan darah genetis).
Penyakit-penyakit berat ini menyedot proporsi anggaran yang cukup besar dari total biaya pelayanan biaya kesehatan rujukan, yaitu 37,32 persen (2014), 32,31 persen (2015), dan 24,81 persen (2016). Meski persentasenya menurun, angka rupiah yang tersedot kian besar.
Dari kelima penyakit itu, terdapat tiga penyakit yang sebenarnya preventable (dapat dicegah) jika faktor pemicunya diantisipasi dan dideteksi sejak dini. Ketiganya adalah penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke.

Penyakit jantung meningkat setiap tahun, dari 4,1 juta kasus pada 2014 menjadi 5,1 juta pada 2016. Dari segi biaya pelayanan kesehatan, rata-rata satu pasien jantung setahun membutuhkan Rp 40.632.776. Dengan demikian, setidaknya untuk membiayai pelayanan kesehatan satu orang dengan penyakit jantung membutuhkan 1.593 peserta sehat. Untuk membiayai pelayanan kesehatan penambahan pasien baru dengan penyakit jantung dalam satu tahun membutuhkan 15.447.321 peserta sehat.

Penyakit gagal ginjal juga makin meningkat dari tahun ke tahun, utamanya pasien gagal ginjal kronis tahap akhir yang memerlukan cuci darah (hemodialisis). Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) penyakit ginjal kronik naik dari 2 persen (2013) menjadi 3,8 persen (2018). Ini berdampak pada biaya cuci darah yang ditanggung BPJS 2016-2017 naik dari Rp 3,9 triliun menjadi Rp 4,6 triliun. Jumlah ini menempati posisi tertinggi kedua dari biaya penyakit yang ditanggung BPJS.

Sementara itu, penyakit stroke ikut menjadi momok tingginya angka kesakitan dan berefek disabilitas di Indonesia. Riskesdas menunjukkan prevalensi stroke naik dari 7 persen (2013) menjadi 10,9 persen (2018). Beban biaya penyakit stroke yang ditanggung BPJS juga meningkat 64 persen dalam kurun waktu 2014-2015.

Jadi, jika kita fokus pada penanganan penyakit yang preventable, ada potensi penghematan biaya layanan kesehatan yang signifikan. Selain itu, jika promotif dan preventif berhasil, kepedihan akibat sakit kronis berikut dampak sosial ekonominya bisa ditekan. Ini penting untuk diperhatikan mengingat kita semua masih mempunyai beban terkait kelompok penyakit menular, seperti TBC, malaria, dan HIV.

Untuk itu kebijakan kesehatan promotif dan preventif mendesak dilaksanakan secara terstruktur dan masif dengan dukungan dana yang cukup. Perlu penggalangan program kesehatan yang tepat dan masif bagi publik untuk mencegah munculnya penyakit-penyakit di atas. Salah satu faktor penting untuk mencegah penyakit kardiovaskular adalah aktivitas fisik atau olahraga rutin meski ringan. Ini perlu penyediaan sarana publik dan ruang sosial lebih lega untuk beraktivitas fisik, seperti lapangan olahraga, taman dan ruang terbuka, kolam renang, hutan kota, trotoar, dan jembatan penyeberangan yang nyaman.
Tak kalah penting, mengampanyekan pemeriksaan kesehatan (check up) rutin mandiri dan masif agar gejala penyakit, termasuk yang katastropik, segera bisa terdeteksi dan dilakukan penanganan. Problem besar penyakit katastropik adalah biasanya diketahui sudah terlambat. Maka, selain kualitas hidup telanjur anjlok, pengobatannya pun tak bisa maksimal. Sering hanya berupa ikhtiar memperpanjang hidup tanpa bisa menikmatinya.

 

Tenaga medis dan pemerataan

Isu terpenting lain adalah segera tingkatkan jumlah dan kualitas fasilitas layanan kesehatan primer, termasuk tenaga medisnya di wilayah padat penduduk, wilayah terpencil, dan wilayah perbatasan. Indonesia bagian pinggir perlu lebih diayomi. Mereka tak boleh diabaikan atas nama efisiensi biaya atau demi mengurangi defisit pembiayaan.
Kebijakan kontraproduktif itu, misalnya, pelayanan katarak, persalinan ibu dengan bayi lahir sehat, rehabilitasi medik, hingga yang terbaru adalah pengobatan insulin yang harus memenuhi prasyarat tertentu yang tidak sesuai dengan pedoman penanganan diabetes. Hendaknya BPJS dapat bekerja sama dengan organisasi profesi yang relevan sebelum mengeluarkan kebijakan.

Sementara itu, terkait dengan daerah seperti Papua yang sangat luas tapi jumlah penduduknya sedikit dan terpencar secara geografis, perlu crash program penambahan dan peningkatan fasilitas layanan kesehatan primer (puskesmas, posyandu). Untuk itu, perlu kebijakan guna memberikan insentif kepada tenaga medis yang bertugas di wilayah itu.
Jangan sampai kasus demo tenaga medis terkait tunggakan gaji dan jasa pelayanan yang belum dibayarkan oleh BPJS membuat terjadinya gangguan pelayanan kesehatan. Problem ini sudah seharusnya menjadi prioritas agar semua tenaga medis dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar serta sepenuh hati. Jika hal ini terus-menerus dibiarkan akan berdampak pada layanan kesehatan yang nantinya akan merugikan peserta BPJS, tenaga medis, dan kinerja kesehatan nasional.


Industrialisasi bahan baku obat

Yang tak kalah penting dalam sistem kesehatan nasional, perlu didorong percepatan fabrikasi produk farmasi hulu (bahan baku sediaan obat siap pakai) agar harga obat makin terjangkau. Faktor penting yang membuat harga obat mahal adalah karena 90 persen bahan bakunya masih impor. Maka, perlu mendorong percepatan industrialisasi bahan baku. Apabila punya kehendak kuat, tentu Indonesia mampu melakukannya.

Di luar hal-hal di atas, masih banyak agenda kesehatan yang sebenarnya hendak kami titipkan kepada pasangan capres-cawapres 2019-2024. Namun, dari kacamata akademisi dan praktisi kesehatan, kami sudah sangat gembira jika keempat agenda di atas diperhatikan dengan baik oleh pemerintah, siapa pun yang akan menang pada Pilpres 2019.

 

Djoko Santoso Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair

Source: https://kompas.id/baca/utama/2019/03/15/isu-strategis-kebijakan-kesehatan/
Keywords:

debat pilpres 2019 ke 2, debat pilpres 2019 ke 3, debat pilpres 2019 ke 1, debat pilpres 2019 jadwal, debat pilpres 2019 ke 2 kapan, debat pilpres 2019 pertama, debat pilpres 2019 youtube, debat pilpres 2019 kedua, debat pilpres 2019 adian, debat pilpres 2019 ada berapa kali, debat pilpres 2019 adalah, debat pilpres 2019 adian napitupulu, debat pilpres 2019 analisis, debat pilpres 2019 maruf amin, debat pilpres 2019 di tv apa, acara debat pilpres 2019, debat pilpres 2019 berapa kali, debat pilpres 2019 baca teks, debat pilpres 2019 bahasa inggris, debat pilpres 2019 berapa lama, debat pilpres 2019 bocor, debat pilpres 2019 batal, debat pilpres 2019 bidakara, debat pilpres 2019 bocoran, debat pilpres 2019 berapa jam, debat pilpres 2019 blunder, debat pilpres 2019 cnn, debat pilpres 2019 channel apa, debat pilpres 2019 chanel, debat pilpres 2019 channel tv, debat pilpres 2019 channel, debat pilpres 2019 contekan, debat pilpres 2019 cnn indonesia, debat pilpres 2019 curang, debat pilpres cawapres 2019, video debat pilpres 2019, debat pilpres 2019 di tv, debat pilpres 2019 di, debat pilpres 2019 di tv one, debat pilpres 2019 disiarkan, debat pilpres 2019 dimenangkan, debat pilpres 2019 ditayangkan dimana, debat pilpres 2019 di metro tv, debat pilpres 2019 detik, debat pilpres 2019 di channel apa, debat pilpres 2019 elektabilitas, evaluasi debat pilpres 2019, efek debat pilpres 2019, elektabilitas debat pilpres 2019 ke 2, elektabilitas setelah debat pilpres 2019, elektabilitas pasca debat pilpres 2019, elektabilitas hasil debat pilpres 2019, debat pilpres 2019 februari, debat pilpres 2019 facebook, debat pilpres 2019 full movie, debat pilpres 2019 fakta, debat pilpres 2019 full ke 2, debat kedua pilpres 2019 full, debat pilpres 17 feb 2019, debat pilpres 2019 gambar, debat pilpres 2019 rocky gerung, gambar debat pilpres 2019 ke 2, gambar lucu debat pilpres 2019, gaji moderator debat pilpres 2019, debat pilpres 2019 ham, debat pilpres 2019 hukum, debat pilpres 2019 hukum ham korupsi dan terorisme, debat pilpres 2019 hari ini jam berapa, debat pilpres 2019 hasil, debat pilpres 2019 hasilnya, debat pilpres 2019 tentang ham, debat pilpres 2019 ilc, debat pilpres 2019 indosiar, debat pilpres 2019 ira koesno, debat pilpres 2019 isi, debat pilpres 2019 infrastruktur, debat pilpres indonesia 2019, live debat pilpres 2019 indosiar, debat pilpres 2019 malam ini, debat pilpres 2019 jam, debat pilpres 2019 jilid 2, debat pilpres 2019 januari, debat pilpres 2019 jokowi, debat pilpres 2019 jadwal tv, debat pilpres 2019 jam berapa, debat pilpres 2019 joget, debat pilpres 2019 jadwal streaming, debat pilpres 2019 jadwal jam, debat pilpres 2019 lucu, debat pilpres 2019 lengkap, debat pilpres 2019 live di tv, debat pilpres 2019 lite, debat pilpres 2019 live indosiar, debat pilpres 2019 liputan 6, debat pilpres 2019 live kompas tv, debat pilpres 2019 langsung, debat pilpres 2019 moderator, debat pilpres 2019 meme, debat pilpres 2019 mulai jam, debat pilpres 2019 menang, debat pilpres 2019 mlm ini, debat pilpres 2019 menurut rocky gerung, debat pilpres 2019 ma'ruf amin, debat pilpres 2019 menurut pengamat, debat pilpres 2019 net, debat pilpres 2019 nonton, debat pilpres 2019 netizen, debat pilpres 2019 net tv, debat pilpres 2019 nonton online, debat pilpres 2019 nyontek, nilai debat pilpres 2019, nonton debat pilpres 2019 ke 2, nonton debat pilpres 2019 live, debat pilpres 2019 operasi plastik, debat pilpres 2019 online, debat pilpres 2019 tv one live streaming, debat pilpres 2019 tv one jam berapa, jadwal debat pilpres 2019 tv one, video debat pilpres 2019 tv one, opini debat pilpres 2019, debat pilpres 2019 prabowo, debat pilpres 2019 putaran ke 2, debat pilpres 2019 part 2, debat pilpres 2019 putaran pertama, debat pilpres 2019 pukul, debat pilpres 2019 prabowo joget, debat pilpres 2019 perdana, debat pilpres 2019 part 6, debat pilpres 2019 putaran kedua, debat pilpres 2019 rangkuman, debat pilpres 2019 rri, debat pilpres 2019 rtv, debat pilpres 2019 rcti, debat pilpres 2019 radio, debat pilpres 2019 republika, debat pilpres 2019 ronde 2, debat pilpres 2019 ringkasan, debat pilpres 2019 sctv, debat pilpres 2019 sesi 2, debat pilpres 2019 sekarang, debat pilpres 2019 siapa unggul, debat pilpres 2019 siapa yg menang, debat pilpres 2019 sesi kedua, debat pilpres 2019 siapa yang unggul, debat pilpres 2019 selanjutnya, debat pilpres 2019 sesi 1, debat pilpres 2019 tv, debat pilpres 2019 tahap 2, debat pilpres 2019 tentang korupsi, debat pilpres 2019 tgl, debat pilpres 2019 tema, debat pilpres 2019 tentang hukum, tv one debat pilpres 2019, live streaming tv one debat pilpres 2019, debat pilpres 2019 unggul siapa, debat pilpres 2019 unik, debat pilpres 2019 unggul, ulasan debat pilpres 2019, urutan debat pilpres 2019, usai debat pilpres 2019, debat pilpres 2019 visi misi, debat pilpres 2019 video, debat pilpres 2019 vidio.com, debat pilpres 2019 visi dan misi, video debat pilpres 2019 ke 2, voting debat pilpres 2019, viral debat pilpres 2019, video debat pilpres 2019 full, video debat pilpres 2019 terbaru, debat pilpres 2019 wiki, debat pilpres 2019 waktu, debat pilpres 2019 wikipedia, waktu debat pilpres 2019 ke 2, debat wakil pilpres 2019 ke 2, isu strategis kesehatan 2019, isu strategis kesehatan 2017, isu strategis kesehatan lingkungan, isu strategis kesehatan masyarakat, isu strategis kesehatan nasional, isu strategis bidang kesehatan, isu strategis pelayanan kesehatan, isu strategis masalah kesehatan lingkungan, isu strategis kesehatan 2018, isu strategis di bidang kesehatan, contoh isu strategis kesehatan, isu strategis masalah kesehatan di masyarakat, isu strategis dalam pembangunan kesehatan, isu strategis dalam pelayanan kesehatan, isu-isu strategis bidang kesehatan, isu strategis masalah kesehatan, isu strategis nasional bidang kesehatan, isu strategis pembangunan kesehatan, isu strategis program kesehatan, isu strategi dalam pembangunan kesehatan, isu isu strategis di bidang kesehatan, isu strategi utama kesehatan lingkungan, pulau papua, sejarah papua, peta papua, luas pulau papua, suku bangsa papua, batas pulau papua, batas laut papua, peta pulau papua, luas pulau papua, batas pulau papua, luas pulau papua dan maluku, provinsi papua barat, jumlah penduduk provinsi papua barat 2018, website provinsi papua, letak kondisi geografis lingkungan provinsi papua berbatasan dengan negara, kabupaten di provinsi papua, peta papua barat, ibukota provinsi papua barat, peta pulau papua, sejarah papua barat, sejarah papua masuk indonesia, sejarah papua pdf, sejarah papua merdeka, sejarah papua nugini, sejarah pulau papua, provinsi papua, sejarah papua barat masuk indonesia, peta papua lengkap ukuran besar, sketsa peta papua, peta papua timur, skala peta papua, atlas peta papua, gambar peta pulau papua lengkap, peta papua jayapura, luas pulau papua dan maluku, batas pulau papua dan maluku, batas laut pulau papua, batas laut pulau papua dan maluku, batas daratan pulau papua, batas daratan pulau papua dan maluku, batas laut dan daratan pulau papua dan maluku, nama nama pantai dan laut di pulau papua dan maluku, suku bangsa papua barat, suku bangsa papua tengah, suku-suku bangsa di papua terdapat pada kolom, suku suku di pulau papua brainly, suku bangsa di jayapura papua, rumah adat di papua, suku asmat, suku bangsa bali, batas pulau papua dan maluku, batas laut pulau papua, batas daratan pulau papua, batas laut pulau papua dan maluku, batas laut papua, batas pulau papua dan maluku kelas 5, batas laut papua dan maluku, batas laut pulau papua, batas laut pulau papua dan maluku, batas daratan pulau papua, batas laut dan daratan pulau papua dan maluku, nama nama pantai dan laut di pulau papua dan maluku, batas daratan pulau papua dan maluku, batas daratan papua