#Ginjal


Mencegah Penyiksaan Ginjal Masal

Rumah Ginjal - GINJAL adalah organ penting tubuh yang menjalankan banyak fungsi vital. Kegagalan menangani beberapa penyakit seperti hipertensi, kencing manis, gangguan jantung, kegemukan, batu ginjal, atau konsumsi obat-obatan seenaknya akan bermuara ke gagal ginjal atau gagal ginjal kronis (GGK). Menakutkan.

Urinary Tract Infection

Rumah Ginjal - PENDAHULUAN Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan penyakit yang paling umum dijumpai dalam praktek kedokteran. Sekitar 20 – 40% wanita usia 20 – 40 tahun di Amerika Serikat mengalami ISK. ISK terjadi pada lebih dari 6 juta kunjungan ke praktik dokter per tahun di Amerika Serikat, seperlimanya merupakan kunjungan ke unit gawat darurat. Di Amerika, keadaan ini menyebabkan sekitar tujuh juta orang berkunjung ke dokter dan sekitar satu juta harus menjalani rawat inap tiap tahun. Sebagian besar kunjungan disebabkan oleh sistitis akut, sedangkan pyelonefritis akut dan abses perinefrik menempati porsi yang lebih kecil (Foxman, 2002).

Corticosteroids Used in Nephrology

Rumah Ginjal - PENDAHULUAN Kortikosteroid merupakan agen yang digunakan secara luas pada pengobatan inflamasi dan penyakit yang ditengahi secara imunologis dari target organ apa saja, termasuk organ ginjal. Agen ini telah digunakan dengan frekuensi yang makin bertambah mengingat efek imunosupresif dan antiinflamtorisnya pada berbagai penyakit ginjal yang ditengahi imunologik.

Kasus Gagal Ginjal di Indonesia Tinggi

Rumah Ginjal - SUKABUMI  -- Kasus gagal ginjal di Indonesia setiap tahun masih terbilang tinggi, pasalnya masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak menjaga pola makan dan kesehatan tubuhnya."Meski belum dilakukan survei secara nasional, tetapi berdasarkan perbandingan data dengan negara lain kasus gagal ginjal di Indonesia tinggi. Di negara Amerika Serikat saja perbandingannya untuk klasifikasi orang dewasa dari sepuluh orang satu diantaranya terkena gagal ginjal," kata Konsultan Ginjal dan Hipertensi, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, (Unair) Surabaya dan RSU Dr Sutomo, Dr Djoko Santoso Sp PD-KGH, PhD.