Menapis Massal, Mencegah Gagal Ginjal



Ketidaktahuan bisa membawa bahaya (dan biaya) berganda. Banyak kalangan di masyarakat tidak mengenal apa itu penyakit gagal ginjal kronis (GGK). Tidak hanya di Indonesia, tetapi di banyak negara maju sekalipun.

Kita baru mengetahui GGK setelah ada orang di dekat kita harus cuci darah rutin. Untuk memperpanjang "nyawa", GGK jelas menghabiskan biaya tinggi, kerap menguras harta hasil jerih payah. Ini memang penyakit berbahaya dan mahal.

Ketidaktahuan dan ketidakpedulian itu meningkatkan secara eksponensial risiko kematian pada GGK itu. Penurunan fungsi ginjal bisa berlanjut dengan kelipatan hingga 100 kali lebih tinggi ketika berada tahap gagal ginjal terminal dibandingkan yang tahap awal yang hanya dua hingga empat kali.

Repotnya lagi, GGK mampu memicu faktor risiko komplikasi klinis lainnya dengan penyakit kronis lainnya seperti pada neoplasia (tumbuhnya jaringan abnormal) dan infeksi kronis. Singkatnya GGK menjadi pengganda risiko yang sangat sering terjadi pada pasien dengan penyakit kardiovaskular (penyakit jantung).

Tidak bisa tidak, penyakit GGK mesti dicegah dengan satu tekad: kepedulian. Di level dunia, untuk mengetuk perhatian yang lebih intim dengan penyakit yang diam-diam bisa menyergap kita ini diadakan World Kidney Day.

Hari Ginjal Sedunia diadakan sejak 2006 dan tahun ini jatuh pada Kamis, 14 Maret 2019 dengan tema “Kidney health for everyone”.

Tema ini bisa dimaknai bahwa sesungguhnya setiap insan dianugerahi sepasang ginjal sehat sebagai komponan vital dalam tubuh. Para penderita GGK sesungguhnya bisa dianggap korban ketidaktahuan.
Artinya ini peringatan agar kita selalu waspada dalam merawat ginjal sehat kita semua sehingga tidak menambah jumlah kepedihan akibat penurunan kualitas hidup akibat GGK.

Secara universal, prevalensi penyakit ginjal terus naik. Angkanya bisa melebihi 15 persen jumlah penduduk. Dan lebih dari sepertiganya bisa berujung pada GGK.

Lebih dari separo GGK bisa berujung pada kematian bersebab langsung akibat penyakit yang keparahannya meningkat perlahan lahan (silent killer) ini.

Laporan lain menyebutkan gagal ginjal kronis yang semula dari peringkat 25 pada 1990 menjadi nomor 17 pada 2015 dalam hal penyebab kematian bahkan terakhir ini menempati posisi keenam.

Meningkatnya prevalensi GGK bersama dengan perbaikan dalam kelangsungan hidup pasien cuci darah akan menghasilkan peningkatan berulang dari prevalensi kelompok cuci darah.

Di antara kelompok tersebut, hipertensi dan diabetes, serta obesitas merupakan pendorong utama GGK. Pasien dengan neoplasia dan dengan penyakit menular kronis, seperti HIV dan virus hepatitis (HBC) dan pasien yang terpapar obat nefrotoksik (beracun terhadap ginjal) juga berisiko lebih tinggi menuju GGK.

Yah, bagaimana lagi tidak meroket sebagai risiko kematian, karena banyak jalan yang menyerang ginjal kita. Gaya hidup menyangkut apa yang masuk ke mulut kita menjadi pintu serangan terbanyak.
Beragamnya pilihan makanan dan minuman yang indah di mata dan enak di rongga mulut bisa menjadikan ginjal kita bekera jauh lebih keras. Hasilnya, lingkar pingang yang makin melebar, dan bobot badan yang berlebihan.

Kita perlu stop mengampanyekan slogan menghibur diri: gemuk, tapi sehat. Lebih baik mengupayakan berat badan ideal, agar organ-organ tubuh kita bisa bekerja proporsional, termasuk ginjal.

Meski begitu, orang yang tak mampu menikmati gaya hidup makmur perlu juga waspada. Risiko GGK mengintip karena kekurangan ekonomi bisa menyempitkan kesempatan akses ke promosi kesehatan.

Mereka juga terpapar risiko mengonsumsi bahan makanan berkualitas rendah yang banyak bahan sintetis pemicu hipertensi, dan diabetes pada orang dewasa dan obesitas pada anak-anak.

Jadi, sikap hidup berlebihan di kalangan orang mampu, serta sempitnya pilihan di kalangan orang tak mampu ternyata sama-sama berisiko terhadap kesehatan, termasuk ancaman GGK.

Bedanya, orang mampu bisa punya keleluasaan dalam biaya perawatan kesehatan setelah sakit, sedangkan orang tidak mampu makin miskin karena sakit. Tetapi, kedua-duanya mengalami kemerosotan mutu hidup.

Jelas semua ini akan meningkatkan beban ekonomi. Dalam konteks di mana biaya untuk penyakit kronis lainnya seperti hipertensi, diabetes dan penyakit kardiovaskular diperberat oleh epidemi obesitas dan menguras sebagian besar sumber daya perawatan kesehatan. Ingat biaya BPJS yang kian menggajah dan kecil kemungkinan akan lebih kecil. .

Resep paling mujarab dan murah tetaplah mencegah. Cegah, cegah, cegah. Perlu suatu cara profesional dan sistematis dalam pencegahan yang sangat penting untuk dilakukan, selain sikap individu untuk menahan diri dan menghindari risiko memperpayah kerja ginjal.

Ada peluang jaminan bahwa pencegahan juga dapat membantu mengendalikan beban kardiovaskular yang berasal dari penyakit gagal ginjal kronis  ini.

Kebijakan kesehatan untuk gagal ginjal kronis  perlu diselaraskan dengan kebijakan untuk penyakit kronis lainnya. Perlu lebih tajam program deteksi dan pengobatan untuk mencegah atau menunda perkembangan penyakit ginjal kronis dan komplikasi kardiovaskular yang dihasilkannya.

Utamanya pemerintah --yang punya perangkat kekuasaan untuk menolong masyarakat-- harus serius menterjemahkan visi ini ke dalam kebijakan kesehatan masyarakat.

Pendekatan masuk akal adalah dengan menargetkan individu dengan faktor risiko kardiovaskular atau mengidap kardiovaskular dan penderita diabetes; yang dalam GGK berperan sebagai penguat risiko.

Dengan menggunakan infrastruktur yang ada, program penapisan massal pada kelompok yang dicurigai gagal ginjal kronis sungguh sangat disarankan.

Budayakan check up dan pemeriksaan lab massal rutin di unit-unit layanan kesehatan untuk mendeteksi risiko berbagai penyakit. Lakukan secara umum tanpa mengenal tempat dan apapun.

Setelah tertapis berbagai risiko penyakit, lakukan pendampingan agar kelompok risiko menyadari kondisinya, termasuk yang berisiko disergap GGK. Mungkin akan berbiaya pada awalnya, namun akan murah pada akhirnya.

Karena mengurangi risiko perawatan mahal dan muram yang hanya memperpanjang "nyawa" seperti cuci darah.

Selamat memperingati Hari Ginjal Sedunia. Semoga kita jadi ingat, ginjal sehat akan menjadikan hidup makin indah.

 

Djoko  Santoso

Guru besar FK UNAIR, Pendiri rumahginjal.id

 

Source: https://epaper.republika.co.id/main_beta/index/2019-03-14/search/933045-6-113674
Keywords:

rumah sakit ginjal terbaik di jakarta, dokter ginjal terbaik di malaka, dokter gastro terbaik di penang, dokter spesialis ginjal di jakarta barat, dr ginjal di pik, dokter spesialis nefrologi di jakarta, jakarta kidney center, dokter penyakit dalam terbaik di jakarta, dokter spesialis ginjal anak di jakarta, biaya berobat di penang adventist hospital, pengalaman medical check up di penang, biaya endoskopi di penang, berobat ke penang review, dokter tht di penang yang bagus, dr oh kim soon review, biaya operasi di penang, biaya laparoskopi di penang, dokter parkinson di penang, dokter ginjal terbaik di indonesia, biaya transplantasi ginjal di penang, dokter urologi terbaik di penang, dokter mata di penang, prof dato dr oh kim soon review, island hospital penang, island hospital maternity package, dr soon su seong review, dokter spesialis tulang belakang di penang, island hospital cardiologist, island hospital dr dan, jadwal praktek dokter island hospital penang, island hospital penang review, island hospital penang career, island hospital penang room rate, island hospital penang dr chow, island hospital penang psychiatrist, ent specialist in island hospital penang, island hospital penang urologist, dokter ginjal terbaik di penang, dr jose roesma, gelar dokter spesialis ginjal, nama dokter spesialis ginjal di medan, dokter internis terbaik di jakarta, dokter jantung terbaik di jakarta, dokter mata di island hospital penang, pengalaman berobat di island hospital penang, dokter mata di gleneagles penang, pengobatan osteoarthritis di penang, pengalaman berobat ginjal di penang, dokter di penang, rs adventist di penang, dokter internis terbaik di penang, dokter liver terbaik di penang, berobat asam lambung di penang, dokter spesialis gastro yang bagus, dokter gastro di singapore, dokter tulang di adventist penang, dokter pencernaan di medan, dokter gastro terbaik di indonesia, rekomendasi dokter spesialis penyakit dalam di jakarta, dokter spesialis hati terbaik di jakarta, dokter spesialis ginjal di surabaya, dokter spesialis ginjal di rscm, dr adenan irianto, dokter ginjal terbaik di jakarta, dr internis rs pik, dr adenan ginjal, rs pik jakarta utara, jam besuk rs pik, dokter endokrin di rs pik, dr syaraf di rs pik, dokter internis terbaik di jakarta barat, dokter spesialis ginjal terbaik di jakarta, dokter spesialis penyakit dalam, dokter internist terbaik di jakarta utara, dokter spesialis penyakit dalam terdekat, dokter penyakit dalam yang bagus di bogor, dokter spesialis penyakit dalam rscm, dokter spesialis penyakit dalam di bandung, dokter ginjal yang bagus di jakarta, dokter spesialis liver di jakarta, dokter spesialis penyakit dalam di jakarta pusat, dokter spesialis penyakit dalam di jakarta timur, dokter internist di jakarta barat, dokter spesialis asam urat di jakarta, internis jakarta selatan, konsultasi dokter penyakit dalam, rumah sakit ginjal di penang malaysia, dokter ginjal terbaik di indonesia, rumah sakit khusus ginjal di surabaya, rumah sakit ginjal di medan, rumah sakit ginjal terbaik di indonesia, dokter urologi terbaik di penang, sakit ginjal berobat ke penang, biaya transplantasi ginjal di penang, dokter spesialis ginjal di adventist penang, rumah sakit khusus ginjal, dokter spesialis ginjal terbaik di medan, pengobatan gagal ginjal di malaka, rumah sakit ginjal terbaik di jakarta, pengalaman sembuh dari gagal ginjal, komunitas gagal ginjal, berapa lama penderita gagal ginjal bisa bertahan hidup, divonis gagal ginjal, obat menghentikan cuci darah, dokter urologi di lam wah ee penang, dokter ginjal terbaik di penang, dr urologi di island hospital, dr liong meninggal, biaya berobat urologi, dokter urologi lam wah ee, dokter andrologi di penang, jadwal praktek dokter island hospital penang, biaya operasi batu ginjal di penang, dokter urologi terbaik di penang, biaya transplantasi ginjal di penang, berobat asam lambung di penang, dokter spesialis ginjal di adventist penang, pengobatan gagal ginjal di malaka, dokter spesialis ginjal terbaik di medan, dokter ginjal terbaik di penang, pengalaman transplantasi ginjal di china, donor ginjal malaysia, biaya transplantasi ginjal di malaysia, testimoni orang cangkok ginjal, mencari pembeli ginjal 2018, dokter ginjal terbaik di penang, daftar dokter di rs adventist penang, dokter saraf di adventist penang, dokter ginjal terbaik di indonesia, adventist hospital penang, dokter mata adventist penang, dokter urologi terbaik di penang, jadwal praktek dokter rs habibie, rs khusus ginjal ny. r.a. habibie kota bandung, jawa barat, loker rs habibie bandung, alamat rs bj habibie bandung, pelatihan hemodialisa rs habibie bandung, rumah sakit yang membutuhkan ginjal, profesor ahli ginjal, alamat rumah sakit habibie bandung, nama dokter spesialis ginjal di medan, dokter spesialis ginjal yang bagus, dokter spesialis ginjal di bekasi, dokter spesialis ginjal di solo, dokter spesialis ginjal di makassar, alamat praktek prof harun rasyid, dokter spesialis ginjal terbaik di tangerang, konsultasi dokter spesialis ginjal, dokter ginjal terbaik di penang, dokter ginjal terbaik di indonesia, daftar nama dokter di rumah sakit mahkota melaka, dokter ginjal terbaik di malaka, biaya transplantasi ginjal di penang, berobat asam lambung di penang, dokter urologi terbaik di penang, sakit ginjal berobat ke penang, dokter spesialis ginjal di bekasi, dokter spesialis ginjal di rscm, dokter spesialis ginjal di medan, dokter spesialis ginjal di solo, ahli nefrologi di sekitar saya, dokter spesialis ginjal di surabaya, dokter spesialis ginjal terbaik di tangerang, gelar dokter spesialis ginjal, transplantasi ginjal di surabaya, klinik ginjal, dr pranawa ahli ginjal surabaya, daftar rumah sakit yang membutuhkan donor ginjal, rumah sakit yang membutuhkan donor ginjal 2018, rumah ginjal, donor ginjal di surabaya, pengobatan gagal ginjal tanpa cuci darah, komunitas donor ginjal, pasien gagal ginjal yang sembuh, penyebab kematian pada pasien gagal ginjal, kisah nyata penderita gagal ginjal, gagal ginjal stadium 5, pengertian gagal ginjal, testimoni penderita gagal ginjal yang sembuh, obat menghentikan cuci darah, obat gagal ginjal tradisional yg ampuh, obat herbal gagal ginjal stadium 5, kumpulan obat cuci darah tradisional, cuci darah alami dengan seledri, sembuh dari gagal ginjal tanpa cuci darah, gagal ginjal cuci darah sembuh, resiko cuci darah, cara berhenti cuci darah, kumpulan obat cuci darah tradisional, artikel sembuh dari cuci darah, biaya cuci darah, berapa lama cuci darah bisa bertahan, penyakit yang harus cuci darah, cuci darah alami, dokter spesialis ginjal terbaik, dokter spesialis ginjal di rs cikini, rscm donor ginjal, dokter spesialis penyakit dalam rscm, pencegahan gagal ginjal, pengobatan gagal ginjal akut, terapi farmakologi gagal ginjal kronik, obat ginjal tradisional ampuh, sembuh dari gagal ginjal tanpa cuci darah, cara berhenti cuci darah, pengalaman sembuh dari gagal ginjal, cara sembuh dari gagal ginjal, tepung talbinah untuk gagal ginjal, berapa lama penderita gagal ginjal bisa bertahan hidup, divonis gagal ginjal, perawatan gagal ginjal kronis, komunitas gagal ginjal, doa gagal ginjal, gagal ginjal stadium 5 bisa sembuh, sembuh gagal ginjal dengan ikan gabus, obat tradisional gagal ginjal stadium 5, harapan sembuh gagal ginjal, berapa lama orang bisa bertahan hidup dengan cuci darah, gagal ginjal stadium 5 bertahan berapa lama, gagal ginjal stadium 5 bisa sembuh, kisah nyata penderita gagal ginjal, testimoni penderita gagal ginjal yang sembuh, gagal ginjal stadium 3 bisa sembuh, kisah inspiratif penderita gagal ginjal, bisakah gagal ginjal kronis disembuhkan, apakah gagal ginjal akut bisa sembuh, klinik ginjal lestari, hemodialisis, setiap berapa lama periode waktu cuci darah dilakukan, dokter ginjal terbaik di semarang, terapi gagal ginjal, ahli ginjal, dokter spesialis ginjal di rscm, tempat praktek dr pranawa surabaya, alamat praktek dokter pranawa surabaya, dokter spesialis ginjal yang bagus, dr ahli penyakit dalam di surabaya, rkz surabaya, dokter spesialis penyakit dalam surabaya, rumah sakit spesialis penyakit dalam di surabaya, dokter spesialis hipertensi di surabaya, rumah sakit yang membutuhkan donor ginjal 2018, rumah sakit yang membutuhkan ginjal 2019, iklan butuh donor ginjal 2018, rumah sakit pembeli ginjal, lowongan donor ginjal, orang kaya yang butuh ginjal, komunitas donor ginjal, dibutuhkan donor ginjal 2018, iklan butuh donor ginjal 2018, pencari donor ginjal 2018, dibutuhkan donor ginjal 2018, orang kaya yang butuh ginjal 2018, orang yang membutuhkan donor ginjal, pencari donor ginjal 2018, dibutuhkan donor ginjal 2019, rscm donor ginjal, syarat menjual ginjal, rumah sakit yang membutuhkan donor ginjal 2018, nama dokter spesialis ginjal di medan, konsultasi dokter spesialis ginjal, dokter spesialis ginjal di rscm, dokter spesialis ginjal di bekasi, dokter spesialis ginjal di surabaya