#Gagal Ginjal Kronis


Tetap saja, mari Menghindari Sakit Ginjal Sekalipun di era pandemi

Pernahkah terbersit dalam pikiran kita semua tentang seberapa berbahaya sakit ginjal, apalagi di era pandemi yang belum ada titik terang kapan berakhirnya?  Juga, bagaimanakah hal tersebut dikaitkan dengan kemampuan suatu negara dalam melindungi kesehatan warga negaranya? Sesungguhnya penyakit gagal ginjal kronis (GGK) menjadi momok tidak hanya bagi pasien dan keluarga, namun lebih dari itu, intinya bagi kita semua, termasuk petugas medis, pemerintah. Bisa bayangkan kalau melihat hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 Kementerian Kesehatan, bahwa persentase penyakit ginjal kronik di Indonesia sebesar 3,8 persen dengan kenaikan sebesar 1,8 persen dari 2013. Data BPJS Kesehatan pada tahun 2017 mencatat total biaya Rp3,1 triliun dikerahkan untuk membiayai penyakit gagal ginjal kronis. Pembiayaan tersebut adalah peringkat keempat pengeluaran terbesar lembaga asuransi kesehatan negara tersebut.

Puasa dan (Pencegahan) Gagal Ginjal Kronik

I fast for greater physical and mental efficiency (Saya berpuasa untuk efisiensi fisik dan mental yang lebih besar). Plato(428-348 SM), Filsuf dan Ahli Matematika Yunani Puasa bulan Ramadan, jelas wajib hukumnya bagi kaum Muslim yang sehat. Selama sekitar 14 jam, umat Muslim menahan diri untuk tidak makan minum, juga menahan emosi. Bagi yang sedang tidak sehat atau dalam kondisi tertentu, puasa menjadi tidak wajib. Di luar bulan Ramadhan, sebenarnya kita juga menjalani “puasa” tiap hari, yang waktunya antara tidur malam hingga pagi hari. Selama tidur itu kita tidak makan dan minum, sehingga tak ada asupan energi. Meski tidur, metabolisme tetap berlangsung dan membutuhkan bahan bakar, walau sekadar untuk mencukupi kebutuhan otak saja. Bahan bakar ini adalah zat gula atau yang disebut glukosa.

Pesan Sekelumit tentang Penyakit Ginjal Kronis di Tengah Kita

Rumah Ginjal – Berbicara soal gagal ginjal kronis, kebanyakan kalangan publik sudah ketakutan awal akan bayangan cuci darah. Hal ini sangat wajar karena banyak cerita yang tentu setiap orang tidak ingin mengalaminya. Dan tentu juga melalui kesempatan ini kita tunjukan lebih awal rasa empati kita dan kita semangati dalam ridho Ilahi bagi saudara kita yang menjalani cuci darah reguler (berkelanjutan) sehingga selalu tetap semangat. Hal ini tidak berlebihan karena sesungguhnya dengan cuci darah yang terstandar, mereka akan mendapatkan kondisi optimal sepanjang didukung oleh berbagai pihak. Sedang bagi kita rerata sehat ginjal sebaiknya selalu tetap waspada dalam merawat ginjal yang menakjubkan ini agar terhindar dari penyakit ginjal kronis. Dengan demikian kita bisa ikut  berperan dalam meminimalisir kejadian penyakit ginjal kronis.  Untuk diketahui bahwa penyakit ginjal kronis adalah suatu kondisi di mana fungsi ginjalnya menurun. Menurun dalam hal ini tidak harus kreatinin darah meningkat dari angka normal. Namun, apabila  ditemukan, misal kebocoran protein dari 3x pemeriksaan berbeda waktu dalam periode 3 bulan pun dalam hal ini sudah di sebut penyakit ginjal kronis. Atau bisa juga ditemukan adanya batu pada saluran perkencingan dari hasil pemeriksaan USG maka itu juga sudah termasuk penyakit ginjal kronis. 

Mengapa Terkena Gagal Ginjal Kronis

Rumah Ginjal - Secara alamiah organ tubuh kita umumnya terlahir dalam kondisi sehat. Sesuai fitrahnya, Ginjal pun siap juga mengerjakan fungsi utamanya sebagai pengatur tekanan darah, penetral racun melalui sistem penyaring yang menakjubkan fitrahnya, pengatur keseimbangan air dan elektrolit-mineral serta keasaman di tubuh, menjaga kesehatan tulang melalui pembentukan vitamin D aktif, mempertahankan Hemoglobin agar tetap normal. Walaupun demikian fungsi fungsi ini harus tetap dijaga secara berkelanjutan dengan cara sederhana yaitu pola hidup seimbang/sehat. Artinya dalam hal asupan maka makanlah tinggi serat, dengan kalori dan protein serta garam terkendali. Untuk istirahat usahakan tidur nyenyak 6 jam. Sedang olah raga sempatkan 20 hingga 30 menit lamanya setiap hari. Lain hal itu kendalikan diri dari faktor stress. Untuk yang terakhir ini dibutuhkan cerdas spiritual dan mental, serta cerdas sosial. Ketika ini dilanggar maka ginjal pun berpotensi tinggi akan kehilangan kemampuan menjalankan fungsinya. Celakanya hal ini banyak tidak disadari di antara kita semua, bahkan cenderung banyak tidak percaya dan seakan merasa ginjalnya sehat.

Kerusakan Ginjal Secara Mendadak, Mungkinkah?

Rumah Ginjal - Penyakit ginjal adalah penyakit yang menjadi momok bagi masyarakat, terlebih saat menjadi gagal ginjal yang membutuhkan terapi pengganti ginjal atau yang populer dikenal dengan cuci darah. Penyakit ginjal yang kita ketahui umumnya adalah penyakit yang berlangsung menahun dan butuh proses yang lama, biasanya didahului oleh penyakit seperti darah tinggi, kencing manis, batu ginjal dll. Namun yang sering terlewat adalah perburukan fungsi ginjal yang cepat atau yang biasa disebut gagal ginjal akut.   Kenapa ginjal bisa rusak secara tiba-tiba? Ibarat mesin, jika rusaknya menahun biasa karena karat, spare part yang hilang atau rusak, penggunaan mesin yang dipaksa kerja keras, dll. Namun jika rusaknya seketika mungkin habis digoncangkan, atau bahan bakar yang tidak tepat atau ada hambatan benda asing pada mesin tersebut, mesin bisa mogok seketika dan jika tidak diperbaiki dengan segera, mungkin mesin itu bisa rusak selamanya. Sama halnya dengan ginjal rusaknya bisa menahun atau seketika.